JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mendorong pembentukan holding untuk seluruh pesantren di seluruh Indonesia. Skema holding pesantren dimaksudkan mendorong peran pesantren dalam ekonomi syariah.
Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengatakan, holding pesantren akan berfungsi sebagai induk usaha pesantren dalam skala nasional. Harapannya mampu memperkuat keberadaan pesantren dari sisi pemodalan, pengembangan pasar hingga akses informasi.
Baca juga: Indonesia Juara Pertama di Pasar Keuangan Syariah Global
Saat ini Bank Sentral bersama dengan kementerian dan lembaga lainnya tengah melakukan pilot project untuk mengembangkan holding pesantren, yang diharapkan bisa rampung dalam waktu dekat.
"Kami memang masih program pilot project pengembangan holding pesantren," ujarnya dalam acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2019 di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Holding pesantren nantinya akan menyatukan seluruh unit usaha yang dimiliki pesantren untuk terintegrasi dan berkembang dalam skala yang lebih luas. Di samping tetap menjalankan peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang mandiri.