nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Demi Majukan Ekonomi Syariah, BI Dorong Pembentukan Holding Pesantren

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 12 November 2019 17:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 12 20 2128937 demi-majukan-ekonomi-syariah-bi-dorong-pembentukan-holding-pesantren-UroysybpCU.jpeg Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo (Foto: Okezone.com/Yohana)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mendorong pembentukan holding untuk seluruh pesantren di seluruh Indonesia. Skema holding pesantren dimaksudkan mendorong peran pesantren dalam ekonomi syariah.

Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengatakan, holding pesantren akan berfungsi sebagai induk usaha pesantren dalam skala nasional. Harapannya mampu memperkuat keberadaan pesantren dari sisi pemodalan, pengembangan pasar hingga akses informasi.

Baca juga: Indonesia Juara Pertama di Pasar Keuangan Syariah Global

Saat ini Bank Sentral bersama dengan kementerian dan lembaga lainnya tengah melakukan pilot project untuk mengembangkan holding pesantren, yang diharapkan bisa rampung dalam waktu dekat.

"Kami memang masih program pilot project pengembangan holding pesantren," ujarnya dalam acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2019 di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (12/11/2019).

bank indonesia

Holding pesantren nantinya akan menyatukan seluruh unit usaha yang dimiliki pesantren untuk terintegrasi dan berkembang dalam skala yang lebih luas. Di samping tetap menjalankan peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang mandiri.

"Dalam naungan holding bisnis pesantren tersebut, kami mengharapkan terbentuknya manajemen dan tata kelola yang baik bagai setiap entitas pesantren di dalamnya," ungkap dia.

Baca juga: Ma'ruf Yakin Indonesia Jadi Pusat Kebangkitan Ekonomi Islam

Tata kelola yang baik tersebut dimaksudkan, ketika pesantren akan memasuki aktivitas usaha dengan skala yang lebih besar, bisa pastikan bahwa secara kelembagaan maupun pengelolaan sumber daya manusia pada setiap pesantren bisa saling melengkapi untuk memenuhi kualifikasi, layaknya lembaga-lembaga profesional lainnya.

"Kami ingin lihat bahwa pesantren saat sudah punya keunggulan kompetitif dari unit usahanya itu seharusnya bisa dinaik kelaskan, sehingga menjadi salah satu pilar bagi ekonomi Indonesia," katanya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini