JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air tengah menyelesaikan pembangunan Terowongan Nanjung. Proyek yang sudah direncanakan sejak 15 tahun ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2019 ini.
Terowongan ini digadang-gadang akan mengurangi genangan banjir di daerah Baleendah, Dayehkolot, Andir, dan sekitarnya seluas 700 hektar. Tak hanya itu, Terowongan Nanjung dinilai dapat meningkatkan kapasitas Sungai Citarum dari 570 m3/detik menjadi 643 m3/detik.
Baca Juga: Terowongan Tol Cisumdawu Dibuka Fungsional saat Mudik Lebaran
Melalui akun resmi Instagram-nya, Kementerian PUPR menyatakan terus mendukung Program Citarum Harum. Salah satunya melalui penataan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum di Provinsi Jawa Barat. Hal ini sejalan dengan amanat Presiden melalui Perpres No 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum.
"Untuk memperlancar aliran Sungai Citarum di wilayah Curug Jompong, Kabupaten Bandung, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air tengah menyelesaikan pembangunan Terowongan Nanjung," tulis Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (12/11/2019).
Baca Juga: 10 Megaproyek Jalan hingga Terowongan Antarbenua, Nomor 6 Bikin Geleng-Geleng Kepala
Penataan DAS Citarum dilakukan secara terpadu mulai dari perbaikan atau normalisasi badan sungai, serta peningkatan kapasitas sungai dengan pembangunan terowongan. Selain itu, terdapat pembangunan permukiman baru bagi warga yang direlokasi, serta pembangunan fasilitas pengolahan air limbah dan sampah permukaan serta penegakan hukum.
