nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jelang Akhir Tahun, Harga Kebutuhan Pokok Rawan Naik

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 13 November 2019 14:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 13 320 2129324 jelang-akhir-tahun-harga-kebutuhan-pokok-rawan-naik-CBqgOEqsNu.jpg Mendag Agus Suparmanto (Foto: Okezone.com/Giri Hartomo)

JAKARTA - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mewaspadai kenaikan bahan makanan yang akan terjadi pada sisa tahun 2019. Apalagi, sejak periode Lebaran lalu harga bahan pangan mulai mengalami kenaikan satu persatu.

Menurut Agus, memang pasca-Lebaran harga bahan pangan mengalami fluktuatif harga. Hal tersebut tidak terlepas meningkatnya permintaan terhadap bahan pokok. Ada beberapa yang mengalami penurunan harga ada pula yang mengalami kenaikan.

 Baca juga: Ritel Modern Akan Nimbrung Operasi Pasar Jelang Natal dan Tahun Baru

Menurut Agus, sebenarnya tidak semua harga bahan makanan mengalami kenaikan. Hanya ada beberapa komoditas saja yang mengalami kenaikan itu pun harganya naik turun.

"Rawan gejolak pasar khususnya barang kebutuhan pokok akibat faktor peningkatan demand masyarakat. Tergambar inflasi bulanan di periode puasa-Lebaran yang cenderung naik," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (13/11/2019).

 Baca juga: Pasokan BBM hingga Listrik Aman Selama Libur Tahun Baru 2019

Selain itu lanjut Agus, kemungkinan akan adanya kenaikan harga juga menyusul terjadinya kemarau panjang. Hal ini juga menyebabkan pasokan terhadap bahan pangan berkurang yang akhirnya berpengaruh terhadap harga.

"Tantangan yang kita perlu antisipasi adalah inflasi kelompok bahan makanan 2019 cenderung naik, serta kemarau panjang yang hampir merata di seluruh Indonesia," jelasnya.

 Baca juga: Realisasi Penyaluran Uang Selama Libur Natal Tembus Rp80 Triliun

Kenaikan harga ditandai dengan meningkatnya angka inflasi sejak lebaran. Misalnya, inflasi pada Oktober sebesar 0,02% yang mana bulan sebelumnya mengalami deflasi.

Memang diakui Agus, pada bulan lalu bahan makanan mengalami deflasi. Namun secara tahunan, bahan makanan masih mengalami inflasi sebesar 3,09%.

"Kelompok bahan makanan Oktober 2019 month to month alami deflasi 0,41%, tapi secara keseluruhan inflasi kelompok bahan makanan 2019 year to date sebesar 3,09% atau tertinggi dibanding kelompok pengeluaran lainnya. Beberapa faktor utama naiknya inflasi tersebut adalah kenaikan cabe merah akibat faktor kemarau panjang perlu diwaspadai dan antisipasi," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini