nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani: Virtual Asset seperti Crypto Currency Sulit Dilacak

Hairunnisa, Jurnalis · Kamis 14 November 2019 10:55 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 14 20 2129691 sri-mulyani-virtual-asset-seperti-crypto-currency-sulit-dilacak-DDQ481LPIi.png Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Okezone/Instagram/Sri Mulyani)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menghadiri acara 5th Counter Terrorism Financing Summit di Manila, Filipina yang dilaksanakan pada tanggal 13 November. Dirinya pun menyampaikan sisi positif dan negatif kemajuan teknologi.

Pertemuan ini diinisiasi oleh 3 lembaga intelejen finansial yang berada di kawasan Asia Pasifik ini, tidak hanya membahas isu terorisme dan cara menaggulangi pendanaan terorisme, tetapi juga mendiskusikan mengenai kejahatan ekonomi lintas negara yang dianggap memiliki daya rusak dan dampak negatif yang hampir sama dengan aksi terorisme.

Baca Juga: Masukan Para CEO untuk Menristek demi Kemajuan Inovasi Produk Industri

"Fenomena globalisasi dan integrasi perekonomian dunia telah membuat dunia kita menjadi semakin tanpa batas (borderless). Dengan dibantu oleh perkembangan dan kemajuan teknologi informasi, saat ini banyak negara dan individu menjadi semakin terhubung antara satu dengan lain secara global," tulis Sri Mulyani di akun instagram pribadinya @smindrawati, Kamis (14/11/2019).

Sri Mulyani

Kemajuan teknologi sangat menguntukan, karena perdagangan antar negara menjadi lebih mudah, sehingga banyak negara yang lebih makmur. Di sisi lain, globalisasi membuat kejahatan ekonomi lintas negara menjadi semakin canggih dan terorganisir.

Baca Juga: Jusuf Kalla: Dulu Energi, Sekarang Pengusaha yang Kaya dari Sektor Teknologi

Aliran dana illegal lintas negara Illicit Financial Flows (IFF) yang berasal dari aktivitas kejahatan ini di setiap antar negara juga meningkat.

"Hadirnya virtual asset seperti crypto currency yang sulit dilacak. Jika diperkirakan, saat ini nilai dari IFF berkisar sekitar 2%-5% GDP Global," tambahnya.

Postingan ini pun telah di sukai 9.989 akun dan dikomentari oleh 73 akun.

"Ibu menteri kitA slalu mengingtkn agr selalu waspada trhadap kejahatn yg ada d mna2 trmasuk d ekonomi n keusng" tulis @s*k*r**w*n*

"Trimakasih atas informasi yang membuka wawasan kami ibu @smindrawati," tulis @str*ng_y*t.gr*c*f*l

 "Bu sri cocok nih jadi next presiden," ujar @aditravel

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini