nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Kata untuk Indonesia Maju, Menhub: Tantangan, Gembira, Optimistis

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 14 November 2019 20:55 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 14 320 2130011 3-kata-untuk-indonesia-maju-menhub-tantangan-gembira-optimistis-bbsNBGSfmQ.jpeg Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan perasaannya selama menjabat menteri pemerintahan Jokowi-JK periode 2014-2019. Dirinya pun memberikan tiga kata bagi Presiden Joko Widodo.

"Tiga kata tersebut, yakni tantangan, gembira, dan optimis. Jadi tiga kata itu, menggambarkan tugas yang diberikan oleh Presiden Jokowi kepadanya dalam rangka mewujudkan Indonesia Maju," ujar dia di hadapan Presiden Jokowi di diskusi Forum A1 Restoran Seribu Rasa, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Menurut dia, para menteri Presiden Jokowi selalu merasa tertantang dengan tugas-tugas yang sudah diberikan oleh Presiden itu. Ibaratnya kalau mau menghadapi ujian, adrenalin dipacu terus.

Baca juga: Presiden Jokowi: Kabinet Indonesia Maju Jauh Lebih Kompak

"Tapi itu membuat kita jadi betul-betul serius menjalankan apa yang menjadi visi presiden untuk Indonesia Maju," ungkap dia.

Dia menjelaskan pekerjaan yang diberikan padanya juga menumbuhkan perasaan gembira. Misalnya, ketika diberikan tanggung jawab menggarap lima destinasi wisata super prioritas atau dikenal dengan Bali Baru yang ditargetkan selesai akhir 2020.

Eks Menhub Budi Karya Sumadi Merapat ke Istana 

"Misalnya di Labuan Bajo, kami (Kemenhub), tentu harus menyiapkan bandara baru, akses menuju lokasi wisata, dan satu pelabuhan baru. Ketika berkunjung ke sana, pemandangannya indah dan menggembirakan. Dari perasaan gembira ini muncul ide-ide orisinil dan inspiratif untuk menyelesaikan tugas kami," tutur dia.

Optimisme juga jadi hal yang selalu mengiringi kerja Kementerian Perhubungan di bawah Budi Karya. Hal ini merujuk pada kerja cepat dan efektif yang selalu diinginkan oleh Presiden Jokowi dilakukan oleh para menterinya.

"Dulu waktu saya masih kerja di DKI, puluhan tahun kita tak pernah terpikir di Jakarta akan ada MRT. Tapi Pak Jokowi (waktu itu menjabat Gubernur DKI) hanya butuh dua tiga bulan untuk memastikan Jakarta harus punya MRT. Akhirnya muncul optimisme, dan kita pun langsung memulai pengerjaan MRT ini," kata Budi Karya yang pernah menjabat sebagai Direktur Utama BUMD DKI PT. Pembangunan Jaya Ancol dan PT. Jakarta Propertindo.

Menurut Budi, rasa optimis itu kembali muncul saat Presiden Joko Widodo juga memberikan amanat terkait pembangunan ibu kota baru. Menurut Presiden, ibu kota baru akan mengusung konsep compact city, smart city, dan green city.

Eks Menhub Budi Karya Sumadi Merapat ke Istana

"Ini ide yang sangat menantang, kami juga jadi tertantang untuk mengerjakannya. Yang pasti Kemenhub optimis kami bisa memastikan bahwa bandaranya nanti akan terkoneksi, transportasi publiknya berupa kereta listrik dan kendaraan listrik ada untuk bisa memudahkan aksesibilitas ibu kota baru ini," jelas dia.

Dia menambahkan, dirinya juga memiliki target menjadi orang pertama yang akan mengajak Presiden Jokowi naik kereta listrik di ibu kota baru nanti. "Saya akan siapkan dan segera mengajak Pak Presiden naik kereta listrik baru di sana," pungkas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini