nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Neraca Perdagangan Oktober Surplus, Impor Turun 16,39%

Hairunnisa, Jurnalis · Sabtu 16 November 2019 07:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 15 20 2130419 neraca-perdagangan-oktober-surplus-impor-turun-16-39-jfxSPJRfkm.jpg Ilustrasi BPS (Foto: Okezone)

JAKARTA – Pada Oktober 2019 Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan mengalami surplus tipis yakni USD161,3 juta. Dibandingkan posisi neraca perdagangan Oktober 2018 yang mengalami defisit sebesar USD1,75 miliar, realisasi ini dianggap membaik.

Walaupun surplus, laju ekspor maupun impor di Oktober 2019 mengalami penurunan dibandingkan realisasi di periode yang sama pada tahun sebelumnya. Penurunan paling tajam terjadi pada impor, hal ini dapat mendorong terjadinya surplus neraca dagang.

"Menjadi catatan, surplus ini tercipta bukan karena ekspor yang naik, tapi karena impor turun lebih dalam. Ekspor kan juga tercatat turun," ungkapnya dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS.

bps

Tercatat nilai impor pada Oktober 2019 mencapai USD14,77 miliar. Realisasi ini mengalami penurunan tajam sebesar 16,39% dibandingkan dengan Oktober di tahun 2018 yang sebesar USD17,67 miliar. Namun bila dibandingkan dengan September 2019 terjadi peningkatan 3,57% dari USD14,26 miliar.

Nilai ekspor sendiri tercatat mencapai USD14,93 miliar. Realisasi ini mengalami penurunan 6,13% dari Oktober 2018 yang mencapai USD15,91 miliar. Tetapi, jika dibandingkan dengan September 2019 mengalami peningkatan 5,92% dari USD14,10 miliar.

Dia menjelaskan, pergerakan ini dipengaruhi sejumlah dinamika ekonomi global, di mana perdagangan internasional melemah dan harga komoditas bergerak fluktuatif. Seperti harga minyak mentah Indonesia (ICP) yang tercatat menurun jadi USD59,82 per barel dari September 2019 yang sebesar USD60,84 per barel.

Baca selengkapnya: Impor Turun Tajam, Neraca Perdagangan Oktober Surplus USD161,3 Juta

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini