nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indonesia Ketinggalan dari Negara Tetangga? Ternyata Karena Kurang Cekatan

Adhyasta Dirgantara, Jurnalis · Rabu 20 November 2019 15:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 20 320 2132240 indonesia-ketinggalan-dari-negara-tetangga-ternyata-karena-kurang-cekatan-b7aOPtVcDy.jpg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Indonesia diprediksi menjadi negara maju pada tahun 2045 nanti. Seperti diketahui, Indonesia memang sedang berjuang untuk lepas dari negara dengan pendapatan menengah.

Sayangnya, jika dibandingkan dengan negara tetangga, Indonesia tertinggal jauh. Hal ini diungkapkan oleh Mantan Menteri Perdagangan Thomas Lembong hari ini.

"Kenapa kita tertinggal dengan negara tetangga? Karena negara lain itu cekatan dan proaktif. Mereka semua keluar, keliling, mengundang investasi, bermitra dengan internasional, promosi investasi, hingga promosi ekspor ke mancanegara," tutur Thomas di JW Marriott Hotel, Rabu (20/11/2019).

Baca juga: Incar Nilai Perdagangan USD7 Triliun, Pertumbuhan Ekonomi 5% Tak Cukup

Menurutnya, Indonesia selama ini terlalu 'jago kandang'. Hal ini dibuktikan dengan konflik pasar yang terus terjadi di dalam negeri, padahal seharusnya berjuang di pasar luar negeri.

"Kita cenderung jagoan kandang. Kita sukanya berantem di dalam sementara negara saingan mengambil pasar di luar negeri," ujarnya.

Untuk itu, Thomas mengatakan bahwa Indonesia membutuhkan reorientasi. Ini diperlukan agar persaingan ke luar negeri semakin digetolkan.

grafik

"Jadi yang kita butuhkan memang sebuah reorientasi dari obsesi-obsesi domestik lokal mulai bersaing ke luar," katanya.

Tak lupa Dia pun mengingatkan bahwa negara tetangga sudah terlebih dahulu menggarap peluang ke luar negeri. Dengan demikian, Indonesia juga harus bisa cekatan seperti mereka.

"Di mana saingan kita sudah duluan ke Eropa, Amerika, Tiongkok, India, Asia Selatan. Mereka menggarap peluang, bisnis, pasar. Jadi kita harus lebih cekatan dan proaktif keluar dan juga lebih terbuka mengundang mereka masuk ke sini," pungkas Thomas.

(kmj)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini