1.000 PNS Bakal Kerja Fleksibel, Tidak Harus di Kantor

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 20 November 2019 15:41 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 20 320 2132254 1-000-pns-bakal-kerja-fleksibel-tidak-harus-di-kantor-to4P3Z3qc3.jpg PNS (Okezone)

JAKARTA - Wacana agar Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk kerja di luar kantor rupanya semakin mendekati kenyataan. Hal tersebut menyusul rencana Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) yang akan menjalankan kebijakan tersebut.

mengatakan, saat ini pihaknya tengah menggodok skema kerja ASN agar tak lagi harus ke kantor. Bahkan, desainnya sudah ada dan segera akan dijalankan.

 Baca juga: BKN Ingatkan Batas Waktu Pendaftaran CPNS, Netizen: Layaknya Stadion Bola

"Bappenas mulai mengkaji assignment-nya, desain itu sebenarnya sudah ada. Tinggal kita praktikkan pelan-pelan,"‎ ujarnya dalam rapat dengan Komisi V DPR-RI, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

 Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa

Untuk tahap awal, Bappenas menyiapkan 1.000 PNS untuk bekerja tanpa harus datang ke kantor. Jika nantinya sukses, maka tidak menutup kemungkinan jumlah PNS yang bisa bekerja di luar kantor akan ditambah.

 Baca juga: Jabatan Eselon di Kementerian Mulai Dihapus pada Juni 2020

"1.000 orang kita bisa bekerja flexy job, flexy schedule, semuanya serba flexy, remote working," ucapnya.

Menurut Suharso, segera dilaksanakannya kebijakan ini menyusul akan segera beralihnya fungsi kantor pemerintahan. Di mana nantinya perkantoran pemerintahan ini tidak perlu lagi banyak karyawan di dalamnya.

Selain itu lanjut Suharso, kebijakan ini juga bertujuan untuk menyesuaikan dengan pola kehidupan modern. Menurutnya, era Generasi-Z cenderung melakukan pekerjaan sambil traveling.

Meskipun begitu, ada target-target tertentu yang harus dicapai para ASN meski bekerja sambil berlibur. Hal tersebut guna memastikan produktivitas ASN bisa tetap terjaga bahkan meningkat.

"Orang bilang work vacation. 3 bulan di Raja Ampat, 3 bulan di Bali, 3 bulan di Tana Toraja, sepanjang mereka bisa deliver. Jadi ke depan bentuknya smart office, tidak hanya dengan cara-cara yang sekarang," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini