Tiket LRT Jakarta Rp5.000, Ternyata Jawaban Emak-Emak Begini

Fabbiola Irawan, Jurnalis · Kamis 21 November 2019 17:37 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 21 320 2132821 tiket-lrt-jakarta-rp5-000-ternyata-jawaban-emak-emak-begini-eCdlZRSdge.jpg LRT Jakarta (Foto: Okezone.com/Olla)

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memang sedang getol-getolnya menggenjot pembangunan moda transpotasi modern.

Menyusul Mass Rapit Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT), Light Rail Transit atau Laju Raya Terpadu (LRT) juga akan dikomersialkan pada Desember 2019.

LRT yang dulunya tidak berbayar atau gratis, pengguna harus membayar sebesar Rp5.000 per 1 Desember 2019.

"Pengguna LRT harus punya tiket yang disediakan oleh LRT atau menggunakan kartu tiket hasil kerja sama dengan bank-bank di Indonesia," ungkap Direktur Utama LRT Jakarta Wijanarko saat konferensi pers Operasi Komersial LRT Jakarta, di Stasiun LRT Velodrome, Kamis (21/11/2019).

Baca Juga: Mulai 1 Desember 2019, Naik LRT Jakarta Harus Bayar Rp5.000

Walaupun PT LRT Jakarta sendiri hanya menyediakan kartu single trip, pengguna LRT dapat menggunakan e-money kerja sama LRT dengan 5 bank di Indonesia.

"Atau penumpang dapat menggunakan tiket kerja sama dengan bank. Bank BRI, Bank BNI, Bank BCA, Bank Mandiri, dan Bank DKI Jakarta," lanjut Dirut LRT Jakarta.

Baca Juga: Besok Beroperasi, Naik LRT Jakarta Bisa dari Pengangsaan Dua

Dia mengaku sempat khawatir dengan berlakunya pembayaran tiket LRT bulan depan.

"Tadi pagi saya naik LRT. Lalu bertemu Ibu-ibu yang mengantarkan anaknya sekolah. Saya bilang ke ibu itu, 'bu nanti tanggal 1 Desember mulai bayar Rp5.000', ceritanya dengan asik.

Wijanarko sempat terkejut dengan jawaban ibu itu. "Ibu itu jawab 'enggak apa-apa'. Mendengar jawaban itu, saya jadi lega," tutupnya.

 LRT Jakarta

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini