Share

Saran Menteri ESDM Agar Pertamina Tak Tergantung Energi Fosil

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 26 November 2019 13:13 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 26 320 2134580 saran-menteri-esdm-agar-pertamina-tak-tergantung-energi-fosil-clvZUAEDrO.jpg Ilustrasi Kilang. (Foto: Okezone.com/Pertamina)

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyebut ketersediaan stok menjadi tantangan sektor energi dalam beberapa tahun ke depan. Sebab angka permintaan energi seperti minyak masih sangat tinggi sekali.

Di sisi lain, suplai energi Indonesia saat ini masih didominasi oleh energi fosil. Sedangkan bahan bakar fosil jika terus diproduksi lama kelamaan habis.

Baca Juga: LPG di RI 70% Masih Impor

"Suplai energi primer di Indonesia masih didominasi oleh energi fosil. Meskipun pangsa minyak dalam bauran energi berkurang, minyak masih memegang peran yang signifikan," ujarnya dalam acara Pertamina Energy Forum, Jakarta, Selasa (26/11/2019).

Minyak

Menurut Arifin, untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri, Pertamina harus terus membangun infrastruktur yang lebih fleksibel. Artinya, Pertamina jangan hanya membangun kilang yang berorientasi pada pengolahan energi yang berbasis fosil semata.

Baca Juga: Ahok Tampil Perdana sebagai Komisaris Utama Pertamina

Sehingga dengan infrastruktur yang dimiliki nantinya bisa mengelola berbagai macam energi terbarukan. Menurut Arifin, dengan adanya infrastruktur, Pertamina bisa meningkatkan produksi meskipun nantinya sudah bergeser pada energi yang lebih ramah lingkungan.

"Guna memenuhi kebutuhan pertumbuhan kebutuhan energi dalam negeri, Pertamina bekerja keras untuk mencapai target pemerintah terkait peningkatan produksi dan cadangan migas maupun membangun infrastruktur migas," jelasnya.

Arifin menambahkan, ada dua strategi yang bisa dioptimalkan dalam meningkatkan produksi migas sebenarnya. Dalam jangka pendek, Pertamina bisa memperkuat kapasitas keuangan dan teknis.

"Pemerintah akan mengizinkan Pertamina bergandeng mitra-mitra terpercaya guna meningkat aliran modal ke dalam negeri," jelasnya.

Sementara untuk jangka panjangnya, mempertahankan tingkat produksi yang ada. Caranya adalah mengubah sumber daya menjadi cadangan

"Mempertahankan tingkat produksi yang ada, mengubah sumber daya alam menjadi cadangan, melaksanakan EOR dan meningkat eksplorasi," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini