nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sirkuit MotoGP Mandalika Siap Diaspal Awal 2020

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 29 November 2019 14:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 29 320 2135951 sirkuit-motogp-mandalika-siap-diaspal-awal-2020-JbTE0PtYBl.jpg Moto GP (Laman MotoGP)

JAKARTA - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Coporation (ITDC) memaparkan progres terkini pembangunan sirkuit balap di Mandalika. Sirkuit ini sendiri nantinya akan di jadikan venue balapan Moto GP 2021 mendatang.

Direktur Konstruksi dan Operasi ITDC Ngurah Wirawan mengatakan, secara keseluruhan pekerjaan fisik proyek ini telah mencapai 30%. Namun khusus Sirkuti balapnya baru akan dibangun pada awal 2020 mendatang.

 Baca juga: Presiden Jokowi: Jangan Dikit-Dikit Diambil BUMN

"Saya rencanakan secara fisik seperti penggalian, pondasi, selesai pada akhir bulan ini. Termasuk penimbunan dan struktur-struktur pemadatan," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (29/11/2019).

 Moto GP

Saat ini, lanjut Ngurah, pihaknya masuk dalam penggalian tahapan pondasi. Hal ini dilakukan untuk pemadatan struktur yang nantinya akan dijadikan jalur sirkuit.

 Baca juga: Presiden Jokowi: Infrastruktur Itu Fondasi bagi Negara untuk Bersaing

Jika pemadatan sebagian segmen rampung, maka tahap selanjutnya adalah pengaspalan yang ditargetkan berlangsung mulai Januari 2020. Namun nantinya akan dilakukan secara bertahap.

"Pengaspalan pelan-pelan, karena track ini agak berbeda dengan jalan tol. Enggak bisa sekaligus, harus pelan-pelan," ucapnya.

 Baca juga: Presiden Jokowi: Infrastruktur Itu Fondasi bagi Negara untuk Bersaing

Menurut Ngurah, alasan kehati-hatian harus diutamakan adalah karena unsur kerataan dan drainase juga menjadi perhatian serius. Pasalnya, sirkuit ini tidak boleh digenangi air dalam waktu lama karena bisa menganggu jalannya balapan.

"Begitu hujan, air sudah harus hilang 30 detik," ucapnya.

Nantinya lanjut Ngurah, pada akhir Agustus 2020 pihak Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) akan memeriksa progres terbaru sirkuit ini. Hasil pemeriksaan itu akan digunakan sebagai indikasi awal untuk menetapkan kalender balap MotoGP.

"Ini akan jadi indikasi awal sudah laik digunakan, Dorna nanti bisa mengumumkan apakah kita bisa masuk kalender 2021," kata Ngurah.

Ditambah lagi lanjut Ngurah, dalam pengaspalan ini juga ada standar khusus yang diterapkan oleh pihak Dorna. Tentunya hal ini menjadi tantangan sekaligus pelajaran baru termasuk bagi sejumlah BUMN yang ikut menggarap sebagai kontraktor seperti PT Waskita Karya dan PT Wijaya Karya.

"Karena anda boleh jadi bikin ratusan kilometer jalan tol, tapi bikin sirkuit belum tentu punya pengalaman. Jadi bagi teman-teman kontraktor ini juga menarik. Akan punya pengalaman buat mereka bikin sirkuit balap tingkat dunia," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini