nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Perubahan Teknologi Singgung Nokia, Mantan Menaker: Inovasi atau Mati

Maylisda Frisca Elenor Solagracia, Jurnalis · Senin 09 Desember 2019 18:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 09 320 2139848 cerita-perubahan-teknologi-singgung-nokia-mantan-menaker-inovasi-atau-mati-Ox7QOsPi4T.png Ilustrasi Perubahan Zaman. (Foto: Okezone.com/Instagram/Hanif Dhakiri)

JAKARTA – Mantan Menteri Ketenagakerjaan di Kabinet Kerja Muhammad Hanif Dhakiri menunjukan dan memberi contoh begitu cepatnya era teknologi mengubah kehidupan. Untuk itu, dia pun mengingatkan setiap orang untuk selalu bisa mengembangkan diri.

Baca Juga: Bisnis Ini Bakal Booming di Era Transformasi Digital

Pasalnya, zaman dulu dengan sekarang sudah berbeda, perubahannya sangat cepat terjadi. Jika zaman dulu kita mati karena melakukan kesalahan, seperti dibunuh karena melanggar hukum, maka sekarang kebalikanya.

Hanif Dhakiri

"Dulu, kalau mau mati, kamu masih harus usaha, yaitu melakukan kesalahan. Lakukan kesalahan, maka kamu mati. Entah sebagai pribadi atau entitas apapun. Sekarang dan ke depan beda banget. Untuk mati, kamu tidak perlu melakukan kesalahan apa-apa. Cukup duduk manis, stay calm then die. Dengan diam saja kamu dijamin mati," ujar Hanif Dhakiri yang dilansir dari akun Instagramnya pada Senin (9/12/2019).

Baca Juga: Ekonomi Digital Ditargetkan Jadi Ujung Tombak Pemasaran Produk Dalam Negeri

Dia mengandaikannya dengan kasus yang terjadi pada Nokia. Seperti yang kita tahu, Nokia merupakan merk handphone yang terkenal. Lebih dari setengah orang yang mempunyai handphone di dunia saat itu menggunakan Nokia. Sayangnya, merk tersebut lama-kelamaan terkalahkan oleh merk lainnya.

"Presiden Direktur Nokia saat itu berkata, we didn't do anything wrong but somehow we lost. Kami tidak melakukan kesalahan apa-apa, tiba-tiba saja kami lenyap, tidak relevan dan hilang ditelan perubahan zaman. Black berry, Iphone dan lalu Android menjadi penggantinya di pasaran," katanya.

Melihat contoh itu, Hanif mengingatkan, sehebat apapun akan kalah dengan orang yang cepat merespons dan beradaptasi akan perubahan. Jika kita tidak cepat tanggap akan perubahan, maka kita akan tertinggal jauh dengan yang lainnya.

"Jangan takut masalah. Jangan takut untuk berubah. Masalah adalah peluang, perubahan adalah masa depan. Mulailah dari masalah untuk membuat perubahan. Upgrade terus dirimu. Inovasi atau mati!" ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini