JAKARTA - PT KAI Daop I Jakarta telah memetakan titik-titik rawan bencana atau pun kecelakaan yang mungkin terjadi saat musim libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru). Terdapat 237 titik rawan di sepanjang jalur perlintasan.
Baca Juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Tiket Kereta Api Tersisa 406.673 Kursi
Kepala Daop I Jakarta Dadan Rudiansyah menyebutkan, titik rawan tersebut terdiri dari 77 perlintasan rawan, 81 titik rawan longsor, 46 titik rawan banjir, dan 33 titik rawan amblas.

“Terutama perlintasan yang berada di daerah Bogor ke Sukabumi, itu titik rawan banyak sekali,” ujar Dadan dalam konferensi pers di Kawasan Gondangdia, Jakarta, Rabu (18/12/2019).
Untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya menyiapkan alat material untuk siaga (amus) di sejumlah lokasi titik rawan bencana, seperti longsor.
Baca Juga: Penumpang Nataru Diprediksi 1,34 Juta Orang, KAI Siapkan Bangku Tambahan
Juga melakukan penambahan petugas ekstra untuk seperti Petugas Penilik Jalan (PPJ) Ekstra, Petugas Jaga Lintas (PJL) Ekstra, dan petugas posko daerah rawan di sepanjang Iintas KA guna memantau apabila terjadi rintang jalan atau peristiwa luar biasa yang menghambat perjalanan KA.
"Ini total sebanyak 179 petugas ekstra disiagakan dengan rincian 39 personel PPJ Ekstra, 121 personel PJL Ekstra, dan 19 personel posko daerah rawan," katanya.