Eko pun optimis target 68.000 unit bisa tercapai meskipun pada tahun ini penyaluran BP2BT baru 5.178 unit. Sebab, pada tahun depan pemerintah mulai gencar melakukan promosi kepada masyarakat mengenai apa itu skema BP2BT beserta manfaatnya.
"Yang pasti semangat (spirit) ini media menyebarluaskan tahun depan karena itu andalan kita 68.000 realisasi ke perbankan developer sudah cukup mengenal BP2BT," katanya.
Ditambah lagi lanjut Eko, pada tahun depan pemerintah akan menstop pembiayaan lewat skema Subsidi Selisih Bunga (SSB). Sebab menurutnya, SSB ini cukup berat beban fiskalnya karena pemerintah harus menunggu hingga masa tenor habis.
"Kemarin kan hambatanya produk baru tidak semua mengenal kemudian ada juga dari perbankan yang selama ini sudah menyalurkan FLPP setiap konsumen datang FLPP tapi kami sudah mengatakan jauh jauh hari kita tidak bisa sekarang mengandalkan anggaran yang ada di FLPP apalagi SSB tidak ada jadi satu satunya lewat BP2BT," katanya.

(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.