nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nilai Transaksi Harian Bursa Naik 7%, Jadi Rp9,12 Triliun pada 2019

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 30 Desember 2019 14:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 30 278 2147404 nilai-transaksi-harian-bursa-naik-7-jadi-rp9-12-triliun-pada-2019-H2JgvW87aM.jpg IHSG (Okezone)

JAKARTA - PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) mencatat kinerja operasional 2019 dalam aspek operasional kliring transaksi bursa, terdapat beberapa perkembangan di tahun 2019. Pasalnya, rata-rata transaksi bursa harian hingga 27 Desember 2019 naik 7%.

Rata-rata nilai transaksi bursa harian per 27 Desember 2019 mencapai Rp9,12 triliun atau naik 7% dibandingkan Akhir tahun 2018 yang sebesar Rp8,53 triliun. Rata-rata nilai dan volume penyelesaian transaksi bursa harian sampai dengan 27 Desember 2019 adalah Rp3,43 triliun dan 4,39 miliar lembar saham, sementara pada akhir tahun 2018 yang sebesar Rp3,29 triliun dan 2,92 miliar lembar saham.

 Baca juga: IHSG Terkoreksi 12 Poin di Jeda Makan Siang

Rata-rata efisiensi nilai dan volume penyelesaian transaksi bursa harian tercatat 48,85% dan 56,56% di tahun 2019, sementara di tahun 2018 sebesar 47,75% dan 58,80%.

 IHSG

“Dengan berbagai pengembangan yang dilakukan, KPEI berharap dapat berkontribusi lebih banyak lagi dan menjadi bagian penting dari perkembangan dalam industri keuangan Indonesia,” ujar Direktur Utama KPEI Sunandar, Jakarta, Senin (30/12/2019).

 Baca juga: 2019, Jumlah Investor Pasar Modal Tumbuh 53,04%

Total penyelesaian transaksi bursa yang diselesaikan melalui mekanisme Alternate Cash Settlement (ACS) sampai dengan 27 Desember 2019 tercatat sebesar Rp41,52 miliar. Sedangkan nilai transaksi Pinjam Meminjam Efek (PME) sampai dengan 27 Desember 2019 sebesar Rp248,45 miliar, dengan volume transaksi 238,82 juta lembar saham.

Untuk mengantisipasi kegagalan penyelesaian transaksi bursa dan mengelola risiko kredit, KPEI melakukan pengelolaan agunan Anggota Kliring (AK) dan nasabahnya. Nilai agunan yang dikelola oleh KPEI ini juga digunakan sebagai dasar perhitungan trading limit bagi 105 Anggota Kliring (AK) yang tercatat aktif bertransaksi di bursa.

 Baca juga: IHSG Terkoreksi 12 Poin di Jeda Makan Siang

Total nilai agunan hingga 27 Desember 2019 ini mencapai Rp 20,78 triliun, terdiri dari agunan online (kas dan Efek) sebesar Rp15,22 triliun dan agunan offline (agunan kas minimum, deposito, bank garansi, saham Bursa) sebesar Rp5,56 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini