Penerbangan Silangit-Halim Dibatalkan, Citilink Reschedule Esok Hari

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 01 Januari 2020 14:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 01 320 2148172 penerbangan-silangit-halim-dibatalkan-citilink-reschedule-esok-hari-t7oOB3l1Lz.jpeg Suasana Bandara Silangit (Foto: Okezone.com/Yohana)

SIBORONG-BORONG - Setelah berjam-berjam berdebat dengan petugas maskapai Citilink di Bandara Internasional Silangit, Siborong-Borong, akhirnya penumpang yang penerbangannya dibatalkan pada, Rabu (1/1/2020) pagi, mendapatkan kepastikan peggantian jadwal penerbangan (reschedule). Penumpang bakal diterbangkan dari Silangit ke Jakarta pada pukul 08.00 WIB pada Kamis (2/1/2020).

Sebelumnya, suasana Bandara Silangit ricuh karena pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG2011 yang dijadwalkan terbang pukul 09.10 WIB dari Bandara Silangit ke Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, dinyatakan batal. Penerbangan ini dikabarkan pihak Citilink mengalami delay ke pukul 10.30 WIB, namun pada pukul 09.52 WIB petugas maskapai menyampaikan pembatalan.

Baca Juga: Bandara Halim Tergenang Banjir, Penerbangan Citilink dari Silangit Dibatalkan

Kondisi pembatalan itu, terkait dengan Bandara Halim yang berhenti beroperasi sementara akibat cuaca buruk dan hujan deras yang terjadi sepanjang hari ini. Landasan pacu di Bandara Halim tergenang air sehingga tak bisa digunakan.

"Sampai sekarang Bandara Halim belum bisa digunakan mendarat atau landing. Berdasarkan koordinasi dari pihak otoritas Bandara Halim, belum ada kemungkinan estimasi sampai jam berapa banjir akan turun," ungkap petugas Citilink di Bandara Silangit, Rabu (1/1/2020).

Bandara

Oleh sebab itu, untuk menyikapi pembatalan penerbangan dari Silangit ke Halim, pihak Citilink memutuskan untuk menyediakan satu pesawat pada keesokan harinya. Pesawat ini diterbangkan pukul 06.00 WIB dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang dan tiba di Bandara Silangit pukul 08.00 WIB.

"Untuk penumpang kami berangkatkan besok pesawat dari (Bandara Soekarno-Hatta) untuk akomodir bapak ibu semua. Karena sampai tangga 10 (Januari 2020) pembukuan (penerbangan) kami sudah penuh," imbuhnya.

Meski demikian, penumpang tak mendapatkan fasilitas penginapan maupun makanan sebagai ganti rugi akibat pembatalan penerbangan tersebut. Hal ini terjadi karena persoalan gagal terbang itu dikarenakan bencana alam bukan akibat kesalahan operasional pihak maskapai.

"Jadi kalau sampai besok Halim masih banjir, maka kami alihkan ke Cengkareng. Ini persoalan cuaca dan kami berupaya untuk tetap mengakomodir berangkat. Selain itu kami enggak bisa turuti keinginan bapak ibu (terkait penginapan dan makanan)," katanya.

Bandara

Usai hal tersebut disepakati, para penumpang pun diminta untuk melakukan pengambilan barang-barang yang ditaruh di bagasi. Pihak maskapai pun menyebut, penumpang tak bisa melakukan penitipan di bandara, lantaran tak ada fasilitas dan ruang yang cukup untuk hal tersebut.

"Jadi silakan bisa mengambil bagasinya kembali. Besok sudah bisa check in di bandara ini pukul 06.00 WIB. Terkait penumpang yang butuh surat bukti pembatalan penerbangan nanti kami berikan, kami print dahulu," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini