Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

87% Listrik Wilayah Terdampak Banjir Sudah Nyala

Taufik Fajar , Jurnalis-Jum'at, 03 Januari 2020 |15:06 WIB
   87% Listrik Wilayah Terdampak Banjir Sudah Nyala
Banjir Jakarta (Foto: Dok PLN)
A
A
A

JAKARTA - PT PLN (Persero) terus melakukan pemeriksaan dan pembersihan gardu-gardu distribusi yang terdampak banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dan Banten.

Terpantau hingga pukul 12.00 WIB, dari total 5.744 gardu distribusi terdampak banjir di Jabodetabek, PLN telah menyalakan sebanyak 5.001 atau sebesar 87% dan sisa 743 gardu distribusi masih dipadamkan sementara demi keamanan warga.

 Baca Juga: Ini Sejumlah Wilayah yang Masih Terkena Pemadaman Listrik akibat Banjir

Wilayah yang masih banyak mengalami pemadaman di Jabodetabek yaitu Cengkareng, Bandengan, Kebun Jeruk, Jasinga, Nanggung, Cibitung, dan Wanasari. Sementara wilayah lainnya sebagian besar telah menyala.

Untuk wilayah Banten, dari 598 gardu distribusi yang terdampak banjir, sebanyak 491 gardu distribusi atau 82% telah menyala dan 107 gardu distribusi masih dipadamkan sementara.

Banten Selatan menjadi daerah yang masih banyak mengalami pemadaman sementara karena wilayahnya masih banyak tergenang air. Sementara untuk wilayah lainnya seperti Serpong, Cikokol, dan Teluk Naga sebagian besar telah menyala.

 Baca Juga: Jakarta Banjir, Ahok Ucapkan Belasungkawa

Untuk mempercepat proses pemeriksaan, PLN menambah sekitar 100 personil yang berasal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Total 3.337 personil diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan dan penyalaan kembali gardu-gardu distribusi yang aman.

"Untuk mempercepat, kami juga mendapat tambahan personil dari Jateng dan Jatim. Semua unit PLN sinergi untuk mempercepat penormalan listrik," kata Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, I Made Suprateka di Jakarta, Jumat (3/1/2020).

 Banjir Dimanfaatkan Anak-anak untuk Bermain Air

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement