Jokowi Ingatkan Basuki Bersiap Hadapi Puncak Musim Hujan di Pertengahan Januari

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 03 Januari 2020 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 03 320 2149014 jokowi-ingatkan-basuki-bersiap-hadapi-puncak-musim-hujan-di-pertengahan-januari-M2gvWvF1We.jpeg Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mempersiapkan diri untuk menghadapi datanya musim penghujan. Karena tidak menutup kemungkinan jika tidak mempersiapkan diri banjir akan kembali di sejumlah daerah.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, dalam beberapa hari ke depan curah hujan masih akan tetap tinggi. Berdasarkan perkiraannya, periode 11-15 Januari masih akan terus terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

"Karena 11-12-13-14-15 merupakan puncak dari hujan di bulan Januari ini. Kita siap-siap harus lebih siap lagi," kata Basuki di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta dikutip dari iNewsTV, Jumat (3/1/2019).

Baca Juga: Antisipasi Banjir Susulan, Rel di Cengkareng Bakal Ditinggikan

Oleh karena itu lanjut Basuki, pihaknya sudah menyiapkan rancangan langkah dalam menghadapi musim hujan agar tidak banjir. Pertama adalah dengan melakukan normalisasi pada sungai-sungai yang ada di daerah sekitar.

Misalnya untuk daerah Jakarta, maka normalisasi dilakukan pada sungai Ciliwung. Menurut Basuki, saat ini, kapasitas sungai Ciliwung sudah tidak mampu menampung debit air yang jumlahnya mencapai 570 meter per kubik.

Upaya normalisasi ini juga nantinya akan diikuti dengan penyiapan rumah pengganti yang layak. Ada sekitar 800 Kepala Keluarga di bantaran sungai Ciliwung akan dipindahkan menuju rumah susun yang lebih layak.

Menteri Basuki

"Untuk normalisasi kita sudah menyiapkan rusunnya untuk 800 KK kita pindah ke sini ya," ucapnya.

Selain itu adalah dengan memperbaiki drainase yang ada saat ini. Karena menurutnya, masih ada beberapa titik yang mana drainasenya dinilai kurang bagus.

"Seperti kemaren kilometer 24 tol Jakarta-Cikampek kenapa banjir karena drainase kesumbat karena proyek, sekarang sedang di lapangan, Minggu kami kumpul kita identifikasi, Senin kita lakukan," kata Basuki.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini