nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Utang BPJS Kesehatan Rp14 Triliun, Bisa Lunas di Tahun Ini?

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 06 Januari 2020 17:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 06 320 2149891 utang-bpjs-kesehatan-rp14-triliun-bisa-lunas-di-tahun-ini-gCA5RvZVbp.jpg Iuran BPJS Kesehatan Naik (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyebut akan melunasi seluruh utang rumah sakit dalam waktu dekat. Di mana berdasarkan data, BPJS Kesehatan menanggung utang jatuh tempo senilai Rp14 triliun per Desember 2019.

"Sesuai dengan proses yang selama ini berlangsung, mudah-mudahan tiga bulan ini kita bisa bayar utang jatuh tempo 2019," kata Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Senin (6/1/2020).

Baca Juga: Iuran Naik, Bos BPJS Kesehatan Persilahkan Masyarakat Jika Mau Turun Kelas

Dia menjelaskan pihaknya akan membayar sisa utang jatuh tempo 2019 yang masih menjadi tunggakan itu, melalui uang kenaikan iuran peserta BPJS Kesehatan seluruh segmen.

"Sedangkan untuk biaya operasional, kami akan menggunakan pembiayaan rantai pasokan. Jadi, walau akan digunakan untuk membayar utang, kami masih ada mekanisme supply chain financing (pembiayaan rantai pasokan) yang ketersediaan uangnya (cukup) memenuhi untuk tutup kebutuhan," ungkap dia.

Seperti diketahui, utang jatuh tempo BPJS Kesehatan yang ditanggung selama 2019 ini sebagian telah ditopang oleh dana pembayaran iuran kenaikan peserta penerima iuran bantuan (PBI) melalui dana talangan yang dikucurkan Kementerian Keuangan.

Baca Juga: Sesuai Kesepakatan, Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Resmi Berlaku

Dana itu dikeluarkan Kemenkeu dalam dua tahap, yakni tahap pertama pada 2 November 2019 sebesar Rp 9,1 triliun dan tahap kedua pada 29 November sebesar Rp 3,37 triliun.

Sebelumnya, kenaikan iuran BPJS Kesehatan mulai berlaku 1 Januari 2020. Terdiri dari kelas I Rp160.000 per bulan, kelas II Rp110.000 per bulan dan kelas III Rp42.000 per bulan. Kenaikan ini sudah direstui Presiden Jokowi dengan dikeluarkannya Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 mengenai penyesuaian iuran JKN-KIS.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini