Karena itu, tanpa ragu Ghosn menyebut perusahaan tersebut mau menghancurkan reputasinya dalam mengembangkan Nissan. Ghosn menuduh di antara mantan CEO Nissan Hiroto Saikawa, yang mengundurkan diri pada September, dan Hari Nada, mantan wakil presiden senior, terlibat dalam dugaan konspirasi.
Namun demikian, seorang Juru Bicara Nissan enggan mengomentari apa yang disampaikan mantan bosnya tersebut. Dia mengatakan bahwa Nissan akan terus mengambil tindakan hukum supaya Ghosn mempertanggungjawabkan kerugian perusahaan atas tindakan yang telah dibuat.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.