nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penerbangan Perintis Buka Potensi Wisata dan Investasi Daerah Terpencil

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 09 Januari 2020 15:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 09 320 2151074 penerbangan-perintis-buka-potensi-wisata-dan-investasi-daerah-terpencil-oOkbIpjaDY.jpg Penerbangan Perintis (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan memastikan penerbangan perintis ke daerah terpencil, terluar, dan tertinggal (3T) di seluruh Indonesia merupakan program prioritasnya.

"Penerbangan perintis adalah prioritas program kami. Sebagai pendukung dari program pemerintah sesuai visi-misi Presiden Joko Widodo yang menjamin penggunaan APBN yang fokus dan tepat sasaran," ujar Dirjen Perhubungan Udara Polana B Pramesti di kantornya, Kamis (9/1/2020).

Baca Juga: Bakal Ada 188 Rute Penerbangan Perintis ke Daerah Terpencil

Kemudian lanjut dia, selain membuka penerbangan di daerah terluar, terpencil, tertinggal dan perbatasan. Penerbangan perintis juga dapat membantu pemerataan pembangunan.

"Sehingga membuka potensi ekonomi wisata dan investasi di seluruh wilayah yang dilayani," ungkap dia.

Baca Juga: Konflik Iran-AS, Maskapai RI Diminta Ubah Rute Penerbangan

Dia menjelaskan pihaknya ingin angkutan udara dapat tersinkronisasi dengan program lain. Seperti tol laut yang dikoordinir Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

"Sehingga masyarakat dapat merasakan langsung manfaatnya," imbuhnya.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melakukan penandatangan kontrak penerbangan subsidi perintis di Gedung Kemenhub Jakarta, hari ini. Ada lima maskapai yang menjadi operator rute perintis dengan beberapa koordinator wilayah penerbangan perintis.

Dirjen Perhubungan Udara Polana B Pramesti mengatakan, penerbangan perintis ini dibuka untuk daerah terpencil, terluar, dan tertinggal (3T), di seluruh Indonesia.

"Jadi, hingga akhir tahun 2020 akan ada 188 rute penerbangan perintis untuk penumpang. Selain itu, akan ada pula 27 rute penerbangan perintis untuk kargo di Sulawesi, Kalimantan, dan Papua," ujar dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini