nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bakal Ada 188 Rute Penerbangan Perintis ke Daerah Terpencil

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 09 Januari 2020 14:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 09 320 2151049 bakal-ada-188-rute-penerbangan-perintis-ke-daerah-terpencil-uSBDsMHhiG.jpg Penerbangan Perintis (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melakukan penandatangan kontrak penerbangan subsidi perintis di Gedung Kemenhub Jakarta, hari ini. Ada lima maskapai yang menjadi operator rute perintis dengan beberapa koordinator wilayah penerbangan perintis.

Dirjen Perhubungan Udara Polana B Pramesti mengatakan, penerbangan perintis ini dibuka untuk daerah terpencil, terluar, dan tertinggal (3T), di seluruh Indonesia.

"Jadi, hingga akhir tahun 2020 akan ada 188 rute penerbangan perintis untuk penumpang. Selain itu, akan ada pula 27 rute penerbangan perintis untuk kargo di Sulawesi, Kalimantan, dan Papua," ujar dia, Kamis (9/1/2020).

Baca Juga: Konflik AS-Iran, Garuda Alihkan Rute Penerbangan ke Eropa Lewat Mesir dan Yunani

Dia menjelaskan anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk subsidi penerbangan perintis pada tahun 2020 ini sebesar Rp500 miliar. Jumlah itu, digunakan untuk perintis kargo maupun penumpang.

"Untuk anggarannya sebesar Rp500 miliar sampai akhir tahun. Dan itu untuk kargo dan penumpang," ungkap dia.

Baca Juga: Konflik Iran-AS, Maskapai RI Diminta Ubah Rute Penerbangan

Polana berharap penandatangan ini nantinya bisa mempererat antara koordinator wilayah penerbangan perintis dengan maskapai yang layani penerbangan perintis.

"Operator yang melayani rute perintis sendiri adalah Asian One dan Smart Cakrawala sebagai operator yang baru masuk tahun ini. Di mana sisanya operator lama, yakni Susi Air, Dimonim Air, dan Trigana Air Service," pungkas dia.

(dni)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini