nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Amerika Mau Investasi ke Indonesia, Ini 3 Sektor yang Ditawarkan

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 10 Januari 2020 12:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 10 320 2151416 amerika-mau-investasi-ke-indonesia-ini-3-sektor-yang-ditawarkan-TS5gfcvCBz.jpg Ilustrasi Jalan Tol (Foto: Okezone.com/Dok. Jasa Marga)

JAKARTA - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo menyatakan, investasi yang dialirkan US International Development Finance Corporation (DFC) ke Indonesia bakal masuk pada sejumlah proyek garapan BUMN. Pihaknya pun sedang menawarkan beberapa proyek yang berpotensi.

Baca Juga: AS Bakal Investasi Miliaran Dolar di Indonesia

"Belum tahu (jumlah proyeknya), tapi kami lagi tawarkan sektornya. Lagi bicarakan sama mereka kira-kira seperti apa struktur dan sektor yang mereka mau," ujarnya ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Jumat (10/1/2020).

AS Minat Investasi di Indonesia

Menurutnya, ada tiga sektor yang sedang ditawarkan Indonesia yakni pembangunan infrastruktur berupa jalan tol, perhotelan, serta energi terbarukan. Pemerintah pun sedang berupaya untuk mempercepat realisasi investasi dari DFC tersebut.

Baca Juga: Ketegangan di Natuna, Kepala BKPM: Investasi China Tetap Stabil

"Jadi ada tiga. Nah untuk tourism, itu seperti untuk kawasan turis-turis baru, dari pembangunan infrastruktur perhotelannya," katanya.

Sebelumnya, CEO US International DFC Adam Boehler telah melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan untuk membahas investasi di Indonesia. Meski demikian, belum ada nilai pasti dari investasi asal AS itu, hanya dipastikan mencapai puluhan miliar dolar.

Boehler menyatakan, baru-baru ini pihaknya telah mendapat sokongan dana dari pemerintah AS sebesar USD60 miliar atau sekitar Rp840 triliun (asumsi kurs Rp14.000 per USD). Dana itu pun siap dialirkan ke negara-negara berkembang.

"Nilai itu hanya dari pemerintah AS saja, nanti bisa meningkat 4 sampai 5 kali lipat, jadi jumlahnya bisa mencapai lebih dari USD200 miliar," katanya.

Dia pun memastikan akan kembali lagi ke Indonesia dalam beberapa bulan kedepan untuk memastikan nilai investasi dan proyek yang dikerjakan. "Saya akan kembali lagi untuk menegaskan berapa tepatnya. Ini semua akan mengarah ke puluhan miliar dolar AS,” kata Boehler.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini