Ratusan Triliun Uang Negara 'Nganggur' di Rekening Daerah

Maylisda Frisca Elenor Solagracia, Jurnalis · Kamis 16 Januari 2020 06:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 15 20 2153327 ratusan-triliun-uang-negara-nganggur-di-rekening-daerah-RD8RTMvErL.jpg Uang Rupiah. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Dana daerah masih banyak yang belum terpakai di rekening kas umum daerah (RKUD). Kemenkeu menyatakan, total dana yang menganggur tersebut mencapai Rp186 triliun per November 2019.

Menurut Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti, daerah yang menganggurkan dana daerah dalam RKUD sebagian besar di wilayah yang memiliki pemasukan besar.

"Jadi, daerahnya di mana saja? Logikanya yang menyimpan uang banyak yakni memiliki pemasukan besar," ujar dia di kantornya, Jakarta.

Dia mengatakan, biasanya daerah yang berpenghasilan besar memiliki jumlah daerah tingkat II lebih banyak. Salah satu faktornya yaitu wilayah tersebut menerima pajak lebih besar.

Sementara itu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyiapkan sanksi kepada Pemerintah Daerah (Pemda) yang mengendapkan dana daerah di Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).

Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Astera Primanto Bhakti mengatakan, pihaknya akan memotong alokasi dana daerah bagi Pemda yang menunda penyaluran dana tersebut.

Baca selengkapnya: Uang Negara Rp186 Triliun Menumpuk di Rekening Daerah, Kok Bisa?

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini