nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aset 20 Orang Terkaya di Dunia Lebih Banyak dari Seluruh Wanita di Afrika

Selasa 21 Januari 2020 15:53 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 21 320 2156124 aset-20-orang-terkaya-di-dunia-lebih-banyak-dari-seluruh-wanita-di-afrika-8VVxQpK3GV.jpg Ilustrasi Orang Kaya. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Lembaga bantuan Oxfarm merilis data soal dua puluh orang terkaya di dunia memiliki aset lebih banyak dibandingkan kekayaan seluruh perempuan di Afrika. Data tersebut menunjukan bahwa ketimpangan ekonomi semakin tidak terkendali karena lebih berpihak pada segelintir pengusaha kaya, sebagian besar laki-laki, dibanding miliaran jam kerja yang dilakukan para perempuan di seluruh dunia, yang bekerja di sektor-sektor penting, yang sering kali tak dibayar atau digaji dengan sangat murah.

Oxfam mengatakan kondisi ini harus diubah. Demikian dikutip dari BBC Indonesia, Selasa (21/1/2020).

Baca Juga: Kekayaan 2.153 Miliarder Dunia Setara dengan 60% Populasi Global

Pemerintah di seluruh dunia harus bertindak saat ini juga untuk membangun ekonomi manusiawi yang menghargai kaum perempuan dan hal-hal yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, bukan mendorong sistem yang mengutamakan pencarian keuntungan dan kekayaan.

Pemerintah dan berbagai pihak juga didesak untuk melakukan investasi terhadap sistem nasional yang memberi perhatian terjadap kerja-kerja yang dilakukan para perempuan dalam merawat orang lain dan menerapkan pajak progresif, termasuk menerapkan pajak kekayaan dan mengeluarkan undang-undang yang memihak mereka yang bekerja untuk merawat orang lain.

Baca Juga: Sosok Hassan Jameel, Miliarder Arab Saudi yang Putus dari Rihanna

Direktur Oxfam India Amitabh Behar mengatakan, penting sekali untuk menggarisbawahi bahwa kerja-kerja tak berbayar yang dilakukan para perempuan adalah mesin ekonomi yang tersembunyi. Behar mencontohkan kerja yang dilakukan seorang perempuan di India bernama Buchu Devi, yang rata-rata menghabiskan waktu 16 hingga 17 jam per hari berjalan tiga kilometer mengambil air, memasak, dan melakukan kerja dengan upah yang sangat minim.

"Di sini lain, kita menyaksikan para miliuner yang berkumpul di Davos, yang punya pesawat pribadi dan bergaya hidup sangat mewah," ujar behar.

Menurut Oxfam, kerja-kerja para perempuan di seluruh dunia yang tidak bayar bernilai setidaknya USD10,8 triliun per tahun atau tiga kali lebih besar dari nilai ekonomi industri teknologi.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini