nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Virus Korona Goncang Indeks Saham China

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 22 Januari 2020 11:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 22 278 2156501 virus-korona-goncang-indeks-saham-china-GhUserH4az.jpg Hang Seng (Reuters)

JAKARTA - Indeks saham China mayoritas mengalami penurunan karena maraknya virus baru bernama korona yang menyebar di seluruh wilayahnya. Hal ini pun mengganggu liburan jelang Tahun Baru Imlek.

Mengutip CNN, Jakarta, Rabu (22/1/2020), Shanghai Composite turun 0,7% pada pembukaan hari ini. Akan tetapi, indeks Asia lainnya membaik, seperti Hang Seng (HSI) Hong Kong naik 0,8% setelah jatuh lebih dari 5 bulan. Sementara itu, Indeks utama Korea Selatan, Kospi naik 0,5% sedangkan indeks Jepang, Nikkei 225 meningkat hingga 0,5%.

 Baca juga: Utang Perusahaan China Ancam Ekonomi Global, Kok Bisa?

Penurunan di Shanghai dan kenaikan di berbagai indeks menandai adanya kenaikan yang signifikan setelah menghadapi tren pelemahan. Kemerosotan itu terjadi ketika China mengkonfirmasi bahwa virus korona baru dapat ditularkan antar manusia.

 China

Namun, terkoreksinya saham China, maskapai penerbangan China malah balik arah ke zona hijau setelah anjlok pada pekan lalu. China Airlines bergerak positif di bursa Shanghai dan bursa Hong Kong dengan kenaikan sekira 1,2%. China Eastern Airlines juga mencatatkan kenaikan nilai sahamnya di hingga 2,7% di Hong Kong dan di 0,2% di Shanghai.

 Baca juga: Bukan Emas atau Saham, Sneakers Jadi Investasi Nomor 1 di China

Industri ini tengah mengantisipasi peluang merebaknyua virus pneumonia tersebut di saat high season hingga Imlek nanti. Virus tersebut berasal dari kota Wuhan di China tengah, tetapi telah menyebar ke seluruh wilayah itu dan mencapai Amerika Serikat.

Di industri travel pun, Trip.com (TCOM) yang merupakan agen perjalanan online terbesar di China mengumumkan akan menghapus biaya pembatalan untuk perjalanan ke Wuhan. Hal ini malah membuat sahamnya anjlok hingga 8% dalam semalam di New York.

 Baca juga: Fakta Kokohnya Ekonomi China, Ada Peran Swasta?

Sementara itu, China mengatakan sedang mengambil langkah-langkah lebih banyak untuk mencegah wabah menyebar melalui perjalanan maskapai. Otoritas penerbangan China, menginstruksikan maskapai China untuk membebaskan biaya pembatalan penerbangan.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini