nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Operator Bandara Diminta Waspadai Penyebaran Virus Korona

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 24 Januari 2020 11:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 24 320 2157616 operator-bandara-diminta-waspadai-penyebaran-virus-korona-j0m0cvZ4zZ.jpg Virus Korona Mewabah di China. (Foto: Okezone.com/Business Insider)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan meminta operator bandara dalam hal ini PT Angkasa Pura I (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero) meningkatkan pengawasan di terminal kedatangan. Hal ini mengantisipasi penyebaran virus korona masuk ke Indonesia.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti mengatakan, operator penerbangan diimbau terus meningkatkan pengawasan di terminal kedatangan internasional dan terus melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder penerbangan lainnya.

Baca Juga: Waspada Virus Korona, Kemenhub Larang Maskapai Terbang Menuju Wuhan

Memang hingga saat ini, belum diketemukan adanya penumpang yang terjangkit virus pneumonia yang masuk melalui bandara di seluruh Indonesia. Namun langkah antisipasi perlu dilakukan sejak dini.

"Kami juga menghimbau kepada seluruh stakeholder penerbangan untuk terus waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan mengantisipasi masuknya virus pneumonia melalui penerbangan karena keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan merupakan tanggung jawab kita bersama, " ujarnya mengutip dari keterangan tertulis, Jumat (24/1/2020).

Baca Juga: Peneliti Temukan Fakta Baru Virus Korona Wuhan: Menyebar lewat Ular

Polana menambahkan pihaknya juga telah mengeluarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara melalui Direktur Keamanan Penerbangan Nomor : SE.001/DKP/I/2020 tanggal 20 Januari 2020. Surat ini berisikan beberapa poin perintah yang diberikan pemerintah kepada pihak maskapai.

Adapun poin pertama dalam surat edaran tersebut yakni melengkapi Kartu general declaration (Gendec) untuk diberikan kepada petugas karantina kesehatan di bandara kedatangan. Selain itu, melaporkan kepada petugas lalu lintas udara yang bertugas (oleh PIC) apabila terdapat orang/ penumpang yang diduga terpapar karena terjangkit di pesawat udara.

Kemudian memberikan kartu kewaspadaan kesehatan (alert card) sebelum kedatangan (untuk penerbangan yang berasal dari negara terjangkit) kepada penumpang, dan memastikan kepada penumpang untuk lapor kepada petugas apabila dirinya merasa ada kecurigaan tertular penyakit. Dan yang terakhir adalah memberikan pengumuman di dalam pesawat (on board) agar penumpang melaporkan kepada petugas KKP pada saat kedatangan bila berasal atau pernah singgah di negara terjangkit.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini