nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masih Berani Angkat Tenaga Honorer di Masa Transisi, Kementerian Bakal Kena Sanksi

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 27 Januari 2020 13:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 27 320 2158897 masih-berani-angkat-tenaga-honorer-di-masa-transisi-kementerian-bakal-kena-sanksi-OVBpOHjljZ.jpg Tenaga Honorer Dihapus (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) memastikan, setiap Kementerian dan lembaga (K/L), serta pemerintah daerah (pemda). tak dapat lagi melakukan perekrutan tenaga honorer. Hal ini terkait dengan kebijakan pemerintah untuk menghapus tenaga honorer.

Baca Juga: Tenaga Honorer Dihapus, Masa Transisi hingga 2023

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 Tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, terdapat masa transisi selama 5 tahun bagi tenaga honorer. Artinya, penghapusan dilakukan secara bertahap hingga tahun 2023.

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur KemenPAN-RB Setiawan Wangsaatmaja menyatakan, pemerintah bakal menerapkan sanksi bagi intansi pemerintahan yang tetap melakukan perekrutan tenaga honorer pada pasa transisi tersebut. Menurutnya, ketentuan ini juga tertuang dalam beleid tersebut.

Baca Juga: Nasib Tenaga Honorer Tinggal 5 Tahun Lagi

"Ada (sanksi). Sesuai dalam pasal 96 yang masih angkat (tenaga honorer) akan dikenakan sanksi," katanya dalam konferensi pers di Kantor KemenPAN-RB, Jakarta, Senin (27/1/2020).

Dalam pasal itu menyebut, Pejabat Pembina Kepegawai (PPK) dan pejabat lain yang mengangkat pegawai non-PNS (Pegawai Negeri Sipil) dan non-PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja)maka akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Meski demikian, Setiawan enggan merinci sanksi yang dimaksud. Menurutnya, jenis sanksi yang akan diberikan diserahkan kepada kementerian/lembaga terkait.

"Sanksinya diputuskan dengan kementerian terkait," kata dia.

Sementara itu, pada masa transisi ini para pegawai honorer disarankan untuk mengikuti seleksi CPNS dan PPPK sesuai dengan prosedur yang berlaku. "Ada transisi 5 tahun, jadi diharapkan silahkan mereka (tenaga honorer) untuk mengikuti seleksi (CPNS dan PPPK) sesuai dengan prosedur yang ada," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini