KCIC‎ Benarkan Pekerja Kontrak Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Suspect Virus Korona

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 27 Januari 2020 17:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 27 320 2159063 kcic-8206-benarkan-pekerja-kontrak-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-suspect-virus-korona-ptcVQ8ok3g.jpg Penanganan Virus Korona di China (Foto: EPA/BBC Indonesia)

JAKARTA - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat, menerima dua pasien suspect virus corona atau 2019-nCoV. Salah satu dari dua pasien tersebut diduga adalah pekerja dari PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Baca Juga: Waspada Virus Korona, Pekerja Kereta Cepat Jakarta-Bandung Di-screening

Menanggapi hal tersebut Humas PT KCIC‎ Denny Yusdiana mengatakan, pasien yang dimaksud adalah bukan pekerja dari PT KCIC. Namun, yang bersangkutan merupakan pekerja dari kontraktor mitra KCIC yang menggarap proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

"Betul, pasien tersebut adalah salah satu pekerja dari kontraktor proyek KCJB ini adalah prosedur preventif," ujarnya saat dihubungi Okezone, Senin (27/1/2020).

Baca Juga: Wabah Virus Korona, Menhub: Tak Ada Lagi Penerbangan ke Wuhan

Menurut Denny, awalnya perusahaan melakukan pemeriksaan kepada pekerja tersebut karena mulai menunjukan gejala demam. Barulah setelah itu, perusahaan dengan sigap langsung meminta agar pegawai yang bersangkutan untuk dirujuk ke rumah sakit agar segera menadapatkan penanganan.

"Jadi semua pekerja yang menunjukan gejala demam dan flu serta memiliki riwayat perjalanan keluar negeri maka management kereta cepat langsung memintakan seger dirujuk ke rumah sakit agar segera ditangani," jelasnya.

Pasca-kejadian tersebut, perusahaan akan terus melakukan pemeriksaan kepada seluruh pekerja dan mitra perusahaan. Khususnya bagi mereka yang habis melakukan perjalanan dinas maupun tenaga kerja asal China.

"Tidak hanya TKA tetapi pekerja lokal juga selama melakukan perjalanan baik dinas atau keperluan lainnya ke negara dengan sebaran virus corona," jelasnya.

Sebelumnya, Direktur HR LA & Asset KCIC Puspita Anggraeni mengatakan, saat ini manajemen KCIC bekerja sama dengan seluruh kontraktor yang terlibat dalam proyek KCJB untuk terus melakukan monitoring seluruh pekerja.

Menurutnya, sejak terjadinya wabah virus korona, pihaknya telah memberlakukan prosedur screening berupa pemeriksaan kesehatan bagi seluruh karyawan dan kontraktor KCJB yang baru tiba dari perjalanan termasuk transit dari luar negeri.

Bahkan pengecekan juga dilakukan kepada para keluarga serta tamu yang mengunjungi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sebagai tindakan pencegahan masuknya virus berbahaya tersebut ke lingkungan kerja.

Adapun pemeriksaan kesehatan yang dilakukan bekerja sama dengan beberapa rumah sakit yang ada di Jakarta dan Bandung dengan pola standar yang diberlakukan untuk menangani penyakit menular

Di sisi lain, dilakukan pula tindakan antisipasi seperti mewajibkan setiap karyawan untuk menggunakan masker di lingkungan kerja KCJB serta tindakan-tindakan pencegahan lainnya sesuai dengan imbauan Kementerian Kesehatan.

"Terhadap tenaga kerja yang yang telah berdinas dari luar negeri dan keluar masuk proyek kami, kami wajibkan screening kesehatan, dan termasuk update kondisi kesehatannya," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini