nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pastikan Tes SKD CPNS Bebas Kecurangan, Soal Dienkripsi hingga Dipantau CCTV

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 29 Januari 2020 11:36 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 29 320 2159965 pastikan-tes-skd-cpns-bebas-kecurangan-soal-dienkripsi-hingga-dipantau-cctv-nmVbmCYwK2.jpg SKD CPNS (Foto: Okezone)

JAKARTA - Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019 resmi berlangsung sejak 27 Januari lalu. Tes SKD CPNS ini akan berlangsung hingga 28 Februari mendatang.

Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji mengatakan secara keseluruhan Seleksi Kompetensi Dasar pada tahun ini berjalan dengan lancar dan aman. Bahkan dirinya menyebut jika pelaksanaan SKD CPNS tahun ini semakin terjamin transparansi dan akuntabilitas dengan sistem komputer alias Computer Assisted Test (CAT).

 Baca juga: SKD CPNS Kota Malang, BKN: Pelaksanaan Tes Dipantau CCTV

"Pada prinsipnya dengan adanya CAT menjamin transparansi dan akuntabilitas," ujarnya mengutip dari keterangan tertulis, Rabu (29/1/2020).

Tak hanya itu lanjut Atmaji, pelaksanaan SKD CPNS ini juga dijamin kemananan soalnya. Sebab, soal-soal pada tahun ini dienskripsi atau dikunci oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

 Baca juga: Honorer Gagal dalam Seleksi CPNS dan PPPK, Bagaimana Nasibnya?

Di tempat tes juga, penitia menyiapkan kamera CCTV untuk mengawasi para peserta dari tindak kecurangan. Sebelum masuk ke ruangan tes, peserta diwajibkan registrasi ulang, dilanjutkan dengan pemberian pin akses kepada peserta.

Setelah itu, peserta wajib menitipkan seluruh barangnya di loker yang disediakan panitia. Ke dalam ruangan, peserta tes hanya diperkenankan membawa kartu peserta dan kartu identitas.

 Baca juga: Tenaga Honorer K2 Mau Jadi PNS? Begini Caranya

Sebelum masuk ke dalam ruang tes, petugas melakukan body scanning kepada para peserta. Pemeriksaan itu dipisah antara peserta pria dan wanita.

Dengan ketatnya pengawasan soal, Atmaji menegaskan tak mungkin ada celah kecurangan atau bahkan calo. "Jadi kalau ada yang bilang bisa minta tolong saudara, bisa menyuap, itu tidak mungkin," ucapnya.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini