JAKARTA - Mewabahnya virus corona di China membuat ekspor lobster Australia dihentikan. China yang menjadi pangsa pasar utama lobster saat pekan perayaan Tahun Baru Imlek ini, kini penjualnya mengalami kerugian akibat pengehentian ekspor ini.
Penjualan lobster dihentikan ke China karena keputusan Pemerintah China untuk menutup dan melarang berpergian di sejumlah kawasan di China, untuk mencegah penyebaran virus corona.
Mengutip ABC.net, salah satu dampak dari penghentian ekspor dirasakan para pekerja di peternakan lobster, seperti yang dialami Ayu Nuraida, salah satu peserta program Work and Holiday Visa (WHV).
"Peternakan kami mengalami kerugian, karena biasanya menjelang Imlek penjualannya ramai," ujarnya.
Ayu mengatakan menjelang Imlek biasanya peternak sudah menyiapkan pasokan hingga "berton-ton" dan "menalangi" agar siap jual.
"Tapi tahun ini mereka malah merugi, sekarang mereka malah berusaha dijual langsung ke pembeli lokal, seperti di dermaga," jelas wanita yang berasal dari Yogya ini.
Baca Selengkapnya: Virus Korona Juga Ancam Peternak Lobster, Penjualan Disetop
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.