Inflasi Januari 2020 Diprediksi 0,42%, Cabai Bakal Jadi Pemicunya

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 03 Februari 2020 09:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 03 20 2162335 inflasi-januari-2020-diprediksi-0-42-cabai-bakal-jadi-pemicunya-mLWrdLwvIz.jpg Ilustrasi Ekonomi (Shutterstock)

JAKARTA - Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan Januari 2020 diperkirakan mengalami inflasi sebesar 0,42% (month to month/mtm). Lebih tinggi dari tingkat inflasi di bulan sebelumnya yang sebesar 0,34% mtm.

Adapun secara tahunan, inflasi pada Januari 2020 diperkirakan sebesar 2,66% (year on year/yoy). Lebih rendah dari realisasi inflasi Desember 2019 yang tercatat sebesar 2,72% yoy.

 Baca juga: Menanti Data Inflasi Awal Tahun 2020

"Inflasi bulan Januari lebih didominasi oleh peningkatan inflasi harga bergejolak dan inflasi harga diatur pemerintah (administered prices)," ujar Ekonom Bank Pertama Josua Pardede kepada Okezone, Jakarta, Senin (3/1/2020).

Inflasi harga bergejolak didorong oleh kenaikan beberapa harga komoditas pangan, seperti beras yang naik 0,6% mtm, bawang merah naik 7,6% mtm, bawang putih naik 8,4% mtm, cabai merah naik 36% mtm, serta cabai rawit yang naik 34,8% mtm.

 Baca juga: Inflasi Januari 0,41%, BI: Banjir Jabodetabek Pengaruhi Harga Beras

Namun, tetap terdapat beberapa komoditas pangan yang cenderung mengalami penurunan harga. Diantranya telur ayam yang turun 1,5% mtm dan daging ayam yang turun 4,4% mtm.

Josua menilai, inflasi harga yang diatur pemerintah diperkirakan meningkat sejalan dengan kenaikan tarif cukai rokok serta iuran BPJS Kesehatan. Sementara itu, inflasi inti diperkirakan cenderung stabil di kisaran 3,02% yoy.

 Baca juga: Inflasi 2019 Rendah, Begini Penjelasan Bank Indonesia

"Berdasarkan pertimbangan tren kenaikan harga emas, sementara nilai tukar Rupiah cenderung mengalami apresiasi sepanjang bulan Januari," tutup dia.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini