Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ada Virus Korona, Bagaimana Ekspor RI ke China?

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Senin, 03 Februari 2020 |14:38 WIB
Ada Virus Korona, Bagaimana Ekspor RI ke China?
Kepala BPS Suhariyanto (Foto: Yohana/Okezone)
A
A
A

Untuk diketahui, BPS mencatat laju ekspor pada Desember 2019 sebesar USD14,47 miliar. Secara tahunan, realisasi ini mengalami kenaikan 1,28% dibandingkan ekspor pada Desember 2018 yang sebesar USD14,29 miliar. Begitu pula bila dibandingkan secara bulanan, dengan ekspor November 2019 yang sebesar USD13,95 miliar maka mengalami kenaikan 3,77%.

Laju ekspor migas di Desember 2019 sebesar USD1,16 miliar, turun tajam 31,93% secara tahunan, namun naik 12,19% secara bulanan. Sementara ekspor nonmigas tercatat sebesar USD13,31 miliar, naik 5,78% secara tahunan, juga naik 3,10% secara bulanan.

Baca Juga: Kemenkes Periksa 34 Sampel Suspect Terindikasi Virus Korona, Hasilnya Negatif

Menurut sektor nonmigas, secara tahunan ekspor produk pertanian sebesar USD370 juta naik 24,5% secara tahunan, juga naik 10,24% secara bulanan. Lalu ekspor produk industri pengolahan tercatat USD10,86 miliar, naik 6,85% secara tahunan maupun secara bulanan naik 2,57%.

Sedangkan untuk produk pertambangan dan lainnya sebesar USD2,08 miliar, mengalami penurunan 1,91% secara tahunan, namun naik 4,71% secara bulanan. Ekspor nonmigas memang menyumbang 91,97% dari total ekspor di Desember 2019.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement