Punya Gaji Miliaran Rupiah? Harus Lebih Banyak Menabung

Vania Halim, Jurnalis · Selasa 04 Februari 2020 12:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 04 320 2163056 punya-gaji-miliaran-rupiah-harus-lebih-banyak-menabung-RwDw4atVaF.jpg Tips Mengatur Keuangan. (Ilustrasi: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Mengelola keuangan saat bekerja menjadi hal yang sangat penting untuk masa depan. Meski gaji yang diterima setiap bulan besar, tidak berarti apa-apa bila mengaturnya tidak benar.

Maka dari itu, dibutuhkan pemikiran pintar, apalagi saat karier kamu sedang dalam kondisi terbaik. Di mana, gaji yang didapatkan bukan lagi double digit, melainkan tiga digit atau sudah ratusan juta setiap bulannya.

Punya gaji besar biasanya diikuti dengan pajak yang juga besar. Belum lagi bila berencana memulai sebuah keluarga, tentu ada penghasilan yang harus dikelola dengan baik.

Baca Juga: Kesadaran Menabung Milenial Terus Meningkat, Ini Buktinya

Melansir Business Insider, Selasa (4/2/2020), berikut langkah yang harus dipertimbangkan saat gaji kamu mencapai miliaran dalam setahun atau ratusan juta per bulan.

Tingkatkan Tabungan

Jika kamu menghabiskan waktu lama untuk memprioritaskan keuangan seperti melunasi pinjaman atau menabung untuk uang muka pembelian rumah. Kamu mungkin ingin mempertimbangkan tabungan pensiun untuk masa depannya jika sudah mendapatkan gaji tiga digit.

Perencana Keuangan Sophia Bera dari Gen Y Planning menyebutkan, gajia ratusan juta merupakan saat yang tepat untuk menabung bagi masa pensiun.

Baca Juga: Tips Sederhana Membuat Anggaran Keuangan

"Tanda enam angka (USD100.000) adalah waktu yang tepat untuk serius menabung untuk masa pensiun. Saya menggunakan 15% sebagai perkiraan dasar tentang yang seharusnya ditabung untuk pensiun," kata Sophia.

Mulai Rekening Tabungan Kesehatan

"Mulai menabung untuk tujuan di masa depan atau menambah ekstra untuk tabungan pensiun," ujar Sophia.

Rekening tabungan ini tersedia bagi siapa saja yang memiliki program asuransi berdedukasi tinggi yang memenubu syarat. Di 2020, Rp48,8 juta (USD3.550) adalah kontribusi maksimum untuk satu orang, sedang maksimum untuk pasangan atau keluarga sebesar Rp9,76 juta (USD7.100).

Bera juga mengatakan rekening tabungan kesehatan juga dapat menjadi akun investasi. "Kita dapat menggunakan akun rekening tabungan kesehatan sebagai investasi lain seperti rekening pensiun," imbuh Bera.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini