nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Langkah China Antisipasi Virus Korona Bikin Dolar AS Menguat

Vania Halim, Jurnalis · Rabu 05 Februari 2020 08:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 05 278 2163496 langkah-china-antisipasi-virus-korona-bikin-dolar-as-menguat-krt1t3JZDH.jpg Dolar AS Menguat (Foto: Okezone)

NEW YORK - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap Yen dan franc Swiss pada perdagangan Selasa waktu setempat. Hal tersebut seiring meningkatnya selera risiko investasi yang didorong langkah pemerintah China mengendalikan virus corona dan membatasi kejatuhan ekonominya.

Yen mencatat penurunan harian tertajam terhadap dolar dalam hampir enam bulan, sementara franc Swiss mengalami penurunan persentase harian terbesar dalam lebih dari sebulan.

Baca Juga: Dolar Hajar Yen dan Franc Usai China Ambil Langkah Antisipasi Virus Korona

Mata uang Jepang dan Swiss cenderung menguntungkan pada saat ketegangan global, tetapi melemah ketika sentimen risiko membaik, seperti yang dilakukan Bank Sentral China.

Bank sentral menggelontorkan ratusan miliar dolar ke dalam sistem keuangan minggu ini untuk meredam dampak ekonomi yang berpotensi merugikan. Dalam dua hari terakhir, telah menyuntikkan 1,7 triliun yuan atau setara USD242,74 miliar melalui operasi pasar terbuka.

Baca Juga: Begini Pergerakan Mata Uang Dunia Imbas Virus Korona

"Ada sedikit optimisme tentang injeksi ke pasar. Ini adalah sinyal kuat bahwa China bersedia mendukung pasar keuangan dalam hal untuk membatasi penularan virus," ujar Ahli Strategi Senior TD Securities Mazen Issa, dilansir dari Reuters, Rabu (5/2/2020).

Dalam perdagangan dolar naik 0,8% terhadap yen menjadi 109,51 yen dan naik 0,4% terhadap franc Swiss menjadi 0,9690 franc. Keuntungan terhadap yen dan franc membantu mendorong indeks dolar lebih tinggi ke 97,952 atau naik 0,2% pada perdagangan Selasa.

Sementara itu, euro tergelincir 0,2% terhadap dolar menjadi USD1,1040. Dolar Australia naik 0,6% menjadi USD0,6735, setelah Reserve Bank of Australia mempertahankan suku bunga utamanya tidak berubah pada 0,75%.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini