JAKARTA - Dampak virus corona mulai mengancam ekonomi Indonesia. Bahkan, pertumbuhan ekonomi yang saat ini berada di kisaran 5%, bisa tergerus karena virus ini terus menyebar ke sejumlah negara selain China.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, dampak virus corona terhadap perekonomian mulai terlihat. Misalnya, dalam hal ekspor dan impor dari dan menuju China kini terhambat.
Baca Juga: Erick Thohir ke Semua BUMN: Tolong Koordinasi dan Bantu Antisipasi Virus Korona
Dari sisi jumlah wisatawan mancanegara, Indonesia juga terkena imbasnya. Pasalnya, setiap tahunnya, ada 2 juta wisatawan China melancong untuk menikmati wisata Indonesia.
“Ketika epidemik ini terjadi, (dampaknya) ini bukan hanya pure kesehatan, tapi impact-nya yang bahaya,” ujarnya saat ditemui di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (10/2/2020).
Baca Juga: Virus Korona Menyebar, Erick Thohir: Kita Harus Waspada dan Bukan Menakut-nakuti
Menurut Erick, jika terus berlanjut, mimpi Indonesia untuk menjadi negara maju bisa pupus. Di mana Indonesia diprediksi akan masuk lima besar negara dengan ekonomi terbesar di dunia pada 2045.
“Jadi kalau nanti ekonomi kita tergerus, pembukaan lapangan kerja tidak maksimal, mimpi kita bersama tahun 2045 yang katanya Indonesia ranking lima besar dunia (mungkin) enggak akan terjadi,” kata Erick.