nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani: Penyaluran Dana Bos Dilakukan dalam 3 Tahap

Fabbiola Irawan, Jurnalis · Selasa 11 Februari 2020 10:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 11 20 2166551 sri-mulyani-penyaluran-dana-bos-dilakukan-dalam-3-tahap-nTUj8jju5q.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyelenggarakan konferensi pers terkait kebijakan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) bersama dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.

Ketiga menteri itu melakukan konferensi pers yang berfokus pada pembahasan akselerasi peningkatan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).

Baca Juga: Anggaran Rp160 Miliar untuk Daerah Rawan Pangan

“Untuk mendukung hal tersebut, penyaluran TKDD Tahun Anggaran (TA) 2020 telah didesain berbasis kinerja dan dilakukan percepatan dengan transfer langsung sesuai ketentuan perundangan untuk mempercepat pemanfaatan dana dan pencapaian output/outcome, menghindari dana idle, memperkuat sinergi, baik antar Kementerian/Lembaga maupun antara Pusat dan Daerah, dengan tetap menjaga tata kelola dan akuntabilitas,” kata Menkeu Sri Mulyani melalui akun Instagram resminya @smindrawati, Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Dalam konferensi pers itu juga membahas Dana Bantuan Operasi Sekolah (BOS). Dana BOS merupakan dana yang digunakan dalam kegiatan operasional di sekolah dasar dan menengah. Dana BOS ini memilik tiga jenis yaitu Reguler, Kinerja, dan Afirmasi. Alokasi anggaran untuk Dana BOS sebesar Rp54,32 triliun yang diperuntukkan untuk 45,4 juta siswa pada tahun 2020.

 Baca Juga: Harga Cabai Makin Pedas, Pemerintah Diminta Tak Lakukan Intervensi

Namun ada yang berbeda dari Dana BOS pada tahun 2020. Perbedaannya terletak dari penyaluran dan tahapan penyalurannya. “Penyaluran Dana BOS mulai tahun 2020 akan dilakukan dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) langsung ke Rekening Sekolah dengan tujuan untuk memangkas birokrasi, sehingga sekolah dapat lebih cepat menerima dan menggunakan Dana BOS tersebut untuk operasional di sekolah,” jelas Sri Mulyani mengenai penyaluran Dana BOS yang baru.

Adapun untuk tahap penyaluran Dana BOS baru dibagi menjadi tiga tahap menjadi 30%, 40%, dan 30%. Tadinya penyaluran Dana Bos terdiri dari empat tahap yang dilakuan setiap triwulan, dengan rincian 20%, 40%, 20%, dan 20%. Perubahan penyaluran Dana BOS ini mulai dilakukan paling cepat bulan Januari sesuai kesiapan masing-masing sekolah.

“Perubahan tahapan dan persentase penyaluran tersebut menjadi 70% di semester satu dimaksudkan untuk memberikan fleksibilitas bagi sekolah, dalam rangka mendukung konsep ‘Merdeka Belajar’,” lanjut Menkeu seraya menerangkan penggunaan Dana BOS kini lebih fleksibel.

Dengan adanya perubahan penyaluran Dana BOS, ini menjadi langkah pertama dalam meningkatkan kesejahteraan guru-guru honorer dan tenaga kependidikan.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini