nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cara Strategis Pemerintah dan BI Kendalikan Inflasi

Hairunnisa, Jurnalis · Kamis 13 Februari 2020 15:57 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 13 20 2167935 cara-strategis-pemerintah-dan-bi-kendalikan-inflasi-X1h0BGhG5t.jpg Bank Indonesia (Okezone)

JAKARTA - Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) bersinergi untuk menjaga inflasi IHK 2020 tetap di kisaran 3%. Oleh sebab itu dilakukanlah rapat koordiansi antar pimpinan kementerian da lembaga yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP).

Mengutip keterangan Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (13/2/2020), pertemuan tersebut menyepakati tiga langkah strategis pengendalian inflasi. Pertama, menjaga inflasi komponen bergejolak (volatile food) dalam kisaran 4,0±1%. Adapun penjagaan tersebut melalui:

 Baca juga: Inflasi Januari 0,39%, Tertinggi di Kota Meulaboh

- Memperkuat empat pilar strategi yang mencakup Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif (4K), sejalan dengan Peta Jalan Pengendalian Inflasi 2019-2021. Implementasi strategi difokuskan untuk menurunkan disparitas harga antar waktu dan antar wilayah;

- Menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN); dan

- Memperkuat kelembagaan pertanian, disertai peningkatan kapasitas, pembiayaan, dan pengembangan ekosistem pertanian digital, termasuk sinkronisasi program dan data.

 Baca juga: Inflasi Januari 0,39%, Tertinggi di Kota Meulaboh

Kedua, perlunya memperkuat sinergi komunikasi untuk mendukung pengelolaan ekspektasi masyarakat;. Ketiga, memperkuat koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam pengendalian inflasi melalui penyelenggaraan Rakornas Pengendalian Inflasi pada Juni 2020 dengan tema “Stabilitas Harga Menuju Indonesia Maju: Sinergi Meningkatkan Ketersediaan Pangan melalui Korporatisasi dan Digitalisasi UMKM”.

Sinergi kebijakan yang ditempuh Pemerintah dan Bank Indonesia dapat menjaga inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) 2019 tetap rendah terkendali pada level 2,72% dan berada dalam kisaran sasaran 3,5±1%. Pencapaian ini merupakan terendah selama dua dekade terakhir dan melanjutkan tren terjaganya realisasi inflasi pada kisaran sasaran selama lima tahun terakhir.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini