nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Imbas Virus Korona, Menhub Lobi Sri Mulyani agar Maskapai Dapat Insentif PNBP

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 13 Februari 2020 11:47 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 13 320 2167762 imbas-virus-korona-menhub-lobi-sri-mulyani-agar-maskapai-dapat-insentif-pnbp-kPhClqcwgO.jpg Menhub Budi Karya (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah menyiapkan insentif kepada maskapai sebagai imbas dari virus korona. Pasalnya, jumlah wisatawan dan penumpang khususnya dari China mulai menurun menyusul dihentikannya sementara penerbangan dari dan menuju China.

Baca Juga: Ada Virus Korona, Maskapai Diminta Manfaatkan Slot Penerbangan Kosong

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, adapun salah satu insentif yang akan diberikan adalah berupa pengurangan besaran kewajiban membayar penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Namun, saat ini dirinya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Kementerian Keuangan sebagai pemilik kebijakan.

"Kan PNBP diusulkan oleh mereka kewenangan untuk mengurangi, meniadakan itu di Kementerian Keuangan. Jadi kita nanti ada putaran untuk rapat bersama Kemenkeu, Kemenhub, dan Kemenparekraf," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Baca Juga: Imbas Virus Korona, Bakal Ada Insentif untuk Penerbangan

Saat ini, maskapai harus membayar biaya PNBP sebesar Rp60 juta per sekali terbang. Angka tersebut dihitung dari 0,3% dari harga avtur yang dipakai pesawat tersebut.

"PNBP kalau pesawat mendarat kena biaya. Ada Rp60 juta," ucapnya.

Meskipun begitu, dirinya belum bisa memastikan berapa besaran PNBP yang akan dikurangi. Namun dirinya meyakini jika dengan insentif yang diberikan ini bisa mendongkrak jumlah wisatawan Karena biaya tiket juga akan lebih murah.

"Makanya akan dibicarakan dengan Kemenkeu. Karena yang punya kewenangan untuk menetapkan dikurangi, ditiadakan kementerian keuangan," ucapnya.

Selain insentif berupa pengurangan pembayaran PNBP, maskapi juga direncanakan akan mendapatkan insentif berupa pengurangan biaya landas alias landing fee, parking fee dan biaya sewa ruangan. Hal ini mendapatkan dukungan dari operator bandara seperti Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II.

"Bentuk insentifnya apa, apakah pengurangan PNBP, apakah pengurangan biaya landas atau PSE nanti diomongin di situ," ucapnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini