nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Efek Domino Virus Korona pada Ekspor-Impor Indonesia

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Selasa 18 Februari 2020 09:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 18 320 2170118 efek-domino-virus-corona-pada-ekspor-impor-indonesia-AB2zgrEBdr.jpg Kegiatan Ekspor dan Impor di Pelabuhan. (Foto: Okezone.com)

BOGOR - Institut Pertanian Bogor (IPB) menilai mewabahnya virus corona atau Covid-19 di China mempengaruhi perekonomian Indonesia terutama dalam sisi perdagangan ekspor-impor.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB Nunung Nurmayanto mengatakan, pengaruh tersebut dikarenakan sektor perdagangan antara Indonesia dengan China saat ini relatif cukup besar.

Baca Juga: Bukan Virus Covid-19, Defisit Neraca Dagang Januari karena Harga Komoditas

"Bila terus berlanjut corona virus pasti akan mempengaruhi perekonomian Indonesia. Aspek perdagangan kita akan kena imbas," kata Nunung, kepada wartawan, Senin (17/2/2020).

Menurutnya, pemerintah secepatnya menyiapkan skema guna menyiasati penangguhan sementara perdagangan Indonesia-China dalam kondisi ini.

Baca Juga: Dampak Virus Korona bagi Perdagangan RI-China Belum Terasa di Januari 2020

"Antisipasi ini diperlukan karena moratorium dengan Tiongkok dikhawatirkan akan berdampak pada perekonomian nasional. Apalagi Tiongkok merupakan negara importir nomor satu untuk Indonesia. Kami harus pikirkan, tapi kita juga akan mencarikan solusi yang terbaik bagi semuanya," jelas Nunung.

Jika tidak diantisipasi, imbas ekspor-impor akan berpengaruh secara domino dari hulu hingga hilir. Jika itu terjadi yang paling dirugikan yakni petani.

"Contoh, China salah satu negara penerima ekspor rumput laut dari Indonesia. Dari sisi impor, Indonesia penerima impor buah dari Tiongkok. Imbasnya, petani rumput laut dan pedagang buah," ungkapnya.

Terlebih, tambah Nunung, Indonesia juga punya pengalaman menghadapi outbreak di masa lalu seperti virus flu burung, SARS dan MERS.

"Pengalaman-pengalaman ketika adanya outbreak itu kan tidak hanya sekali, pernah ada juga SARS, MERS, alvian influenza (flu burung). Jadi ke depannya kita harus punya mitigasi yang jelas. Seandainya kontraksi eksternal itu tidak hanya semata-mata hanya karena perang dagang, tetapi juga penyakit," pungkasnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini