Baca juga: Antisipasi Virus Korona, Bank Sentral China dan Indonesia Kompak Pangkas Suku Bunga
Saham maskapai di kawasan lain juga turut merasakan kekhawatiran di tengah wabah korona yang semakin mengglobal. Qantas Airways Australia anjlok 7,22%, China Eastern Airlines dan China Southern Airlines yang terdaftar di Hongkong turun lebih dari 4%.
Sementara itu, industri kelas berat berbasis di Korsel, Samsung Electronics mengumumkan pada Sabtu lalu bahwa kasus virus korona telah dikonfirmasi terjadi di kompleks pabrik perangkat selulernya di Korea Selatan. Akibatnya, pabrik harus tutup selama kurang lebih 2 hari.
Saham Samsung Electronics turun lebih dari 2,5% pada pembukaan perdagangan. Di China, pasar saham bergerak variatif, komposit Shanghai turun 0,34% sedangkan komponen Shenzhen naik 0,69% setelah kenaikan sebesar 0,851%.
Indeks Hang Seng Hongkong turun 1,48. Sedangkan saham Australia dengan S&P atau ASX 200 turun lebih dari 2% usai semua sektor menurun. Dan secara keseluruhan, MSCI Asia ex-Jepang mengalami penurunan sebesar 1,5%.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.