Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Virus Korona Menggerogoti Ekonomi Vietnam, Industri Pariwisata Kehilangan Rp41 Triliun

Vania Halim , Jurnalis-Selasa, 25 Februari 2020 |16:03 WIB
   Virus Korona Menggerogoti Ekonomi Vietnam, Industri Pariwisata Kehilangan Rp41 Triliun
Ilustrasi: Foto Shutterstock
A
A
A

Ada Penurunan Dramatis dalam Pariwisata

Wyatt menjelaskan sejumlah hotel jumlah terus turun, dan mencapai 60%. Departemen pariwisata Vietnam dipersiaokan untuk negara karna kehialangan miliaran dolar karena orang membatalkan rencana dan menghindari perjalanan.

"Dalam tiga bulan, perkiraan penurunan industri pariwisata mencapai USD3 miliar-USD4 miliar atau Rp41,7 triliun dengan kurs Rp13.896/USD)," kata wakil untuk departemen pariwisata Vietnam.

Pengunjung daru China merupakan sepertiga dari turis internasional di Vietnam. Hal ini disebabkan karena China melarang perjalanan dan Vietnam melarang masuknya turis yang terdampak virus.

 

Impor dan Ekspor Turun Secara Siginifikan

Vietnam mengumumkan telah melakukan pembatasan perdagangan dengan China untuk menbantu bisnis yang terdampak virus korona pada Kamis (20/2/2020).

Pengecer juga Terkena Dampak Negatif

Analisis Cowen Oliver Chen memperkirakan virus korona memberikan dampak material bagi para pengecer yang melakukan bisnis di China dan negara-negara lain juga terpengaruh.

"Kami percaya vorus korona akan membatasi toko di China dan negra lain, bisa bepengaruh negatif terhadap pariwisata China serta menganggu rantai pasokan,"

Ada Hikmah bagi Ekonomi Vietnam

Stephen Wyatt percaya bahwa virus ini mempunyai potensi untuk menciptakan peluang ekonomi bagi vietnam. Masalah rantai pasokan di China membantu produsen untuk memindahkan lebih banyak produksi ke Vietnam. "Sisi positifnya bagi Vietnam, kita akan melihat bahwa pergeakan bisnis yang berkelanjutan ingin pindah dari China," papar Wyatt.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement