Naiknya Harga Bawang Putih Jadi Biang Kerok Inflasi Februari 0,28%

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 02 Maret 2020 11:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 02 20 2176753 naiknya-harga-bawang-putih-jadi-biang-kerok-inflasi-februari-0-28-qEC6nrNEh4.jpg Harga Bawang Putih Naik Jadi Penyebab Inflasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data inflasi sebesar 0,28% pada Februari 2020. Salah satu penyebab inflasi adalah kenaikan harga bawang putih.

Deputi Bidang Statistuk Distriubusi dan Jasa Yunita Rusanti mengatakan, penyebab inflasi Februari adalah kenaikan pada harga bawang putih. Adapun andil kepada inflasinya sebesar 0,09%.

Baca Juga: BPS: Inflasi Februari 0,28%

"Pertama kelompok makanan, minuman dan tembakau itu komoditas adalah bawang putih. Andil 0,09%. Jadi inflasi antara lain disebabkan kenaikan bawang putih 0,09%" ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (3/3/2020).

Selain bawang putih, beberapa komoditas yang menyebabkan inflasi adalah cabai merah dengan 0,06%. Selanjutnya ada juga daging ayam ras dan jeruk dengan inflasi 0,02%.

"Lalu cabai merah 0,06%. Daging ayam ras, jeruk masing masing 0,02%," ucapnya.

Baca Juga: Inflasi Februari 2020 Diprediksi Sebesar 0,16%

Jika dilihat secara kelompok, penyumbang terbesar inflasi adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau yang inflasinya mencapai 0,95%. Kelompok ini memberikan andil sebesar 0,25%.

"Kelompok kedua cukup besar kelompok 11 perawatan pribadi dan jasa lainnya dengan inflasi 0,41%," kata Yunita.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini