Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pakai APBN, Begini Perkembangan Infrastruktur Venue PON Papua

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Rabu, 04 Maret 2020 |11:21 WIB
Pakai APBN, Begini Perkembangan Infrastruktur <i>Venue</i> PON Papua
Stadion Papua Bangkit. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAYAPURA- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya terus menyelesaikan pembangunan empat arena olahraga untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Provinsi Papua tahun 2020.

Pembangunan arena olahraga dilakukan di Kabupaten Jayapura yakni arena (venue) aquatic dan Istora Papua Bangkit di Kawasan Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur. Kemudian arena cricket dan lapangan hockey (Indoor dan Outdoor) di Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu.

Baca Juga: Melihat Infrastruktur PON Stadion Papua Bangkit yang Diusulkan Jadi Venue Piala Dunia 2034

Untuk di Kawasan Olahraga Kampung Harapan juga terdapat Stadion Utama Papua Bangkit yang rencananya akan menjadi venue opening PON XX Papua pada 20 Oktober-2 November 2020.

Kepala Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (PSPPOP) Iwan Suprijanto memastikan bahwa Stadion Papua Bangkit telah siap dan bisa digunakan untuk PON XX dan sebelumnya bisa digunakan tes event.

"Tes event Ini untuk memastikan apakah venue ini layak atau tidak untuk digunakan," kata Iwan di Jayapura, Papua, Kamis (4/3/2020).

Baca Juga: Melihat Lebih Dekat Pembangunan Venue PON 2020 Papua

Nilai pembangunan Stadion Utama Papua Bangkit mencapai Rp1,3 triliun dan memakai dana APBN. Pembangunan venue di Kawasan Kampung Olahraga ini memakai dana APBD dan APBN, sehingga jika ditotalkan mencapai Rp2 triliun lebih.

Berikut perkembangan terkini empat venue PON yang dibangun APBN oleh Kementerian PUPR:

Pembangunan arena aquatic progresnya mencapai 81,40% lebih cepat dari target semula sebesar 73,70% dan ditargetkan selesai Juli 2020. Saat ini tengah dilakukan pengerjaan fisik berupa rangka baja dan ACP, pekerjaan pemasangan liner kolam tanding, pekerjaan GRC, pemasangan solar panel. Venue Aquatic Papua dibangun sesuai dengan Standar FINA dengan biaya APBN (MYC) tahun 2018-2020 sebesar Rp401,0 miliar. Sedangkan konsultan manajemen PT Ciriajasa Cipta mandiri.

Sedangkan pembangunan Istora Papua Bangkit progresnya telah mencapai 77,99% atau lebih cepat dari jadwal sebesar 73,98%. Saat ini tengah mengerjakan erection balok D 14/26-28, Impact Baut Rafter, Pekerjaan Pemipaan, Pekerjaan Bekisting Bangunan Utilitas. Venue ini dibangun dengan dana sebesar Rp278,57 miliar oleh kontraktor PT PP (Persero) dan konsultan manajemen PT Virama Karya sebesar Rp4,8 miliar.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement