Sementara itu lanjut Eko, untuk kain bagian luar disebut tidak terlalu masalah. Karena menurutnya, perseroan bisa memproduksi sendiri kain tersebut meskipun kualitasnya KW.
Baca Juga: Asosiasi Pengusaha Ritel Minta Masyarakat Tenang dan Tidak Perlu Panic Buying
"Kalau lainnya kita lokal bisa. KW pun enggak masalah kalau emergency," ucapnya.
Oleh karena itu lanjut Eko, hingga saat ini pihaknya belum bisa memproduksi masker untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Meskipun perseroan menargetkan bisa memproduksi 1 juta masker pada bulan ini.
"Kita cari alternatif, saya lapor pak Menteri bahan baku Eropa. Tapi Eropa pun sampai sekarang belum kasih jawaban dia waktu itu bilang siap kirim ini sudah hampir sebulan responsnya nanti-nanti dulu terus walaupun risiko mahal," jelasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)