Cuti Bersama Ditambah Demi Mudahkan Pengaturan Arus Balik Mudik Lebaran

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 09 Maret 2020 15:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 09 320 2180478 cuti-bersama-ditambah-demi-mudahkan-pengaturan-arus-balik-mudik-lebaran-StgD0Aa1yi.jpg Cuti Bersama Ditambah 4 Hari (Foto: Dok PMK)

JAKARTA - Penambahan cuti bersama sebanyak empat hari merupakan arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Selain pertimbangan masalah ekonomi dan pariwisata, penambahan cuti bersama juga memudahkan arus balik mudik Lebaran tahun ini.

"Penambahan cuti bersama setelah hari raya juga dimaksudkan agar memudahkan dalam pengaturan arus balik mudik hari raya," kata Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Senin (9/3/2020).

Baca Juga: Cuti Bersama 2020 Ditambah 4 Hari

Semula, hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2020 yaitu sebanyak 20 hari, dengan rincian Hari Libur Nasional sebanyak 16 hari dan cuti bersama sebanyak 4 hari.

"Rapat merumuskan untuk menambah 4 hari libur yang semula telah ditetapkan 20 hari menjadi 24 hari sebagaimana ditetapkan dalam SKB Tiga Menteri Nomor 174 Tahun 2020, Nomor 01 Tahun 2020, Nomor 01 Tahun 2020," kata Menko PMK.

Baca Juga: Cuti Bersama Ditambah 4 Hari, Upaya Memaksimalkan Wisatawan dalam Negeri

Tambahan 4 hari libur yang disepakati adalah pada tanggal 28 dan 29 Mei, tanggal 21 Agustus, dan tanggal 30 Oktober.

Atas kondisi di atas, Pemerintah juga akan menciptakan demand agar stimulan dapat dimanfaatkan secara optimal. Penambahan cuti bersama merupakan upaya yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, Pemerintah telah memberikan stimulan hingga Rp10 triliun untuk mengantisipasi lesunya perekonomian.

Sebelumnya, Pemerintah memandang perlu meninjau kembali Surat Keputusan Bersama Tiga menteri yakni Menteri Agama (Menag), Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), dan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Raformasi Birokrasi (Menpan RB) tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2020.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi melemahnya pertumbuhan ekonomi. "Berdasarkan arahan Presiden, disampaikan bahwa Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah melakukan kajian yang menyatakan libur panjang dapat berpengaruh terhadap peningkatan PDB (Produk Domestik Bruto)," jelas Muhadjir.

Diketahui saat ini terjadi penurunan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia dari angka 5,17% tahun 2019 menjadi 5,02% tahun 2018. Hal tersebut salah satunya dipengaruhi oleh masa hari libur pada tahun 2019 yang lebih sedikit daripada tahun 2018.

"Untuk itu perlu upaya memaksimalkan wisatawan dalam negeri, mengingat jumlah wisatawan mancanegara menurun drastis. Kondisi serupa juga pernah terjadi ketika peristiwa bom Bali. Kita perlu antisipasi dan upayakan yang terbaik," jelas Menko PMK.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini