Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lockdown atau Social Distancing, Mana yang Lebih Aman untuk Ekonomi Indonesia?

Vania Halim , Jurnalis-Selasa, 17 Maret 2020 |16:12 WIB
<i>Lockdown</i> atau <i>Social Distancing</i>, Mana yang Lebih Aman untuk Ekonomi Indonesia?
Waspada Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA – Seruan lockdown atau penguncian muncul di kalangan masyarakat seiring meluasnya penyebaran virus corona di Indonesia. Pemerintah diharapkan menerapkan sistem lockdown seperti yang dilakukan beberapa negara agar virus corona tidak semakin meluas.

Baca juga: Polemik Lockdown Ancam Ekonomi, Jalur Distribusi Logistik Harus Tetap Terjamin

Namun apakah sistem lockdown cocok untuk ekonomi Indonesia?

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menjelaskan, lockdown bisa didefinisikan sebagai upaya untuk menutup akses dari dan menuju suatu daerah melalui pembatasan akses warga ke ruang publik, meliburkan kegiatan belajar mengajar serta karantina suatu daerah dalam rangka mengurangi penyebaran virus ke suatu daerah.

“Di satu sisi, keputusan Lockdown diperkirakan akan dapat mencegah penyebaran Covid 19 dari luar Indonesia ke dalam negeri. Tetapi, dalam konteks Indonesia, mengingat penyebaran Covid 19 sudah masuk dan menyebar ke dalam negeri, maka kebijakan lockdown cenderung tidak efektif dan counter-productive,” jelas Josua kepada Okezone.com, Selasa (17/3/2020).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement