nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Inflasi Maret Diprediksi Rendah, Gubernur BI: Masyarakat Tak Perlu Panik Nubruk-Nubruk

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 26 Maret 2020 18:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 03 26 20 2189479 inflasi-maret-diprediksi-rendah-gubernur-bi-masyarakat-tak-perlu-panik-nubruk-nubruk-Q6aZADCDu7.jpg Ritel (reuters)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memastikan angka inflasi akan terjadi di level rendah. Meskipun kini pandemik virus corona sedang menghantui perekonomian dalam negeri.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, inflasi minggu ketiga Maret diprediksi berada di angka 0,11% secara bulanan (Month to Month/MtM). Sementara secara tahunan, inflasi diprediksi di angka 2,98%.

 Baca juga: Pasokan Makanan Cukup, Inflasi Minggu ke-3 sebesar 0,11%

"Inflasi kami prediksi 0,11% mtm, yoy 2,98%. Kami tidak melihat suatu lonjakan harga," ujarnya dalam teleconfence, Kamis (26/3/2020)

Menurut Perry, dengan terjaga inflasi di level rendah membuktikan bahwa ketersediaan pasokan bahan makanan masih tercukupi. Apalagi pemerintah juga dalam berbagai kesempatan selalu memastikan jika ketersediaan stok pangan cukup bahkan hingga lebaran.

 Baca juga: Ada Virus Corona, BI Prediksi Inflasi 2020 Tetap Rendah di 3%

"Pemerintah berulang kali pasokan bahan makanan pasokan barang tersedia, Dan antisipasi juga sudah dilakukan bulan depan masuk Ramadan," jelasnya.

Perry menambahkan, dengan stok pangan yang terjaga masyarakat seharusnya tidak perlu khawatir kekurangan bahan pangan di tengah pandemik corona. Sehingga dirinya mengajak agar masyarakat tidak perlu melakukan aksi panic buying lagi.

"Terima kasih masyarakat tidak perlu panik nubruk-nubruk (buat belanja)," kata Perry.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini