nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Realokasi Anggaran untuk Corona, Kemenhub Hapus Insentif Tiket Pesawat Murah?

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 27 Maret 2020 16:38 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 27 320 2190017 realokasi-anggaran-untuk-corona-kemenhub-hapus-insentif-tiket-pesawat-murah-mtxv5dHv6Q.jpg Bandara (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan akan melakukan realokasi pada anggarannya untuk penanganan virus corona. Hal tersebut untuk mejalankan, Instruksi Presiden atau Inpres Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Refocusing Kegiatan, Realokasi Anggaran serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam rangka Percepatan Penanganan Virus Corona.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan, saat ini seluruh sektor tengah melakukan perhitungan realokasi anggaran. Sehingga dirinya belum bisa menyebutkan berapa jumlah anggaran yang dialihkan untuk penanganan virus corona ini.

"Kami dari seluruh sub sektor Direktorat Jenderal dan Badan sedang melakukan penghitungan rekalkulasi," ujarnya dalam telekonferensi, Jumat (27/3/2020).

Ada beberapa pos yang bisa dialihkan untuk mendukung percepatan penangan dan pencegahan virus corona. Misalnya saja insentif yang akan diberikan ke industri penerbangan untuk tiket murah.

Nantinya lanjut Adita, insentif untuk tiket murah ini akan dikaji ulang untuk disetop sementara. Hanya saja dirinya tidak menyebutkan berapa dana yang akan dialihkan untuk penanganan virus corona ini.

"Mungkin ada insentif untuk dunia penerbangan, saat kondisi seperti ini menjadi kurang relevan. Kami usulkan bisa di-refocusing untuk hal-hal yang membantu untuk mengatasi penyebaran corona," kata Adita.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan pihaknya akan merealokasi anggarannya untuk penanganan virus corona (Covid-19). Adapun jumlah yang disiapkan adalah sebesar Rp200 miliar.

Angka tersebut terdiri dari Rp160 miliar yang disisihkan oleh pihaknya khusus untuk penanganan virus corona sesuai arahan dari Menteri Perhubungan. Sementara Rp40 miliar sisanya merupakan hasil dari revisi anggaran

Menurut Budi, penyisihan anggaran tersebut berasal dari realokasi anggaran mudik gratis. Pada tahun ini pemerintah memutuskan untuk meniadakan mudik gratis untuk mencegah penyebaran virus corona di daerah-daerah.

"Alokasi anggaran itu ada kebijakan dari Menteri Perhubungan, kita harus lakukna exercise penyisihan 10% sekitar Rp160 miliar dan kita akan merevisi Rp40 miliar, kita punya anggaran Rp200 miliar untuk anggaran prioritas," ucapnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini