Oleh karena itu lanjut Faik Fahmi dengan pemindahan bandara ini bisa mendukung pemerintah dalam mencegah penyebaran virus corona lewat social distancing. Apalagi, kapasitas dari bandara Kulonprogo ini lebih dari jumlah penumpang yang dilayani di Adisutjipto.
"Sehingga dengan kepindahan dari Adisutjipto ke NYIA itu bagian kita memitigasi risiko penyebaran virus. Karena NYIA ini mampu menampung 20 juta penumpang per tahun," kata Faik Fahmi.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.